REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menekankan dan mengingatkan seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk meningkatkan kedisiplinan dalam melayani setiap calon jamaah haji.
“Presiden melalui Bapak Menteri mengharapkan agar kedisiplinan petugas ini bisa lebih meningkat,” kata Direktur Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah Kemenhaj, Harun Al Rasyid, di Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (6/2/2026).
Menurut Harun, kedisiplinan petugas menjadi perhatian serius Kemenhaj. Oleh karena itu, pemerintah membekali kedisiplinan para petugas dengan melibatkan aparat TNI dan Polri.
“Presiden juga mengharapkan agar petugas haji lebih bugar, karena memang intinya tugas ini berkaitan dengan fisik,” ujarnya.
Ia mengatakan, apabila petugas tidak sehat dan bugar, maka akan kesulitan dalam melayani jamaah haji, terutama kelompok lanjut usia (lansia). Oleh karena itu, setiap petugas dituntut berada dalam kondisi prima.
Apalagi pada musim haji 1447 Hijriyah/2026, Kemenhaj mencatat dari 203 ribu calon jamaah haji reguler, sebanyak 33 ribu orang di antaranya masuk kategori lansia. Presiden telah menegaskan agar Kemenhaj memberikan penekanan dan perhatian lebih kepada petugas terkait kondisi tersebut.
“Kalau petugas tidak sehat, ini akan repot, karena dia juga akan membantu jamaah. Makanya Presiden mengharapkan agar pelatihan PPIH bisa disiapkan lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi, mengatakan pelaksanaan ibadah haji 2026 merupakan kali pertama berada di bawah naungan Kemenhaj. Ia berharap terdapat perbaikan layanan yang jauh lebih baik dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Mahyeldi mengatakan pelayanan yang dilakukan PPIH mencerminkan kehadiran negara bagi calon jamaah haji selama berada di Tanah Suci. Khusus di Sumbar, ia menilai pelayanan selama ini telah berjalan dengan baik, termasuk di Embarkasi Haji Padang.
“Khusus calon petugas haji dari Provinsi Sumbar, saya mengingatkan agar betul-betul memfasilitasi calon jamaah haji selama penyelenggaraan,” ujar Mahyeldi.
sumber : Antara

3 hours ago
3













































