Kedisiplinan Dinilai Kunci Jaga Kemabruran Usai Berhaji

4 hours ago 3

Oleh: Laporan Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Madinah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH — Jamaah haji diingatkan agar selalu menjaga nilai-nilai kemabruran setelah kembali ke Indonesia. Menurut dia, salah satu kunci utama menjaga kemabruran adalah kedisiplinan dalam menjalankan ibadah dan kehidupan sehari-hari.

Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Bandara Anis Diyah Puspita, mencontohkan kedisiplinan menjaga shalat lima waktu yang telah dibiasakan selama berada di Tanah Suci.

"Jadi, menjaga kedisiplinan kita dalam hal ibadah, yang tadinya mungkin belum terbiasa sholat lima waktu belum terjaga, itu setidaknya kita jaga," kata Anis kepada wartawan Media Center Haji (MCH) di sela mengantar kepulangan jamaah haji kloter YIA 12 di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis, Madinah, Arab Saudi, Selasa (16/6/2026).

Anis mengatakan nilai-nilai yang diperoleh selama pelaksanaan ibadah haji juga perlu dibawa pulang ke Indonesia. Ia menyebut kesabaran, kesetaraan, solidaritas, kepedulian, dan sikap rendah hati sebagai bagian dari pelajaran penting yang diperoleh selama prosesi haji. Menurutnya, pengalaman berkumpul di Arafah dengan pakaian yang sama mengajarkan bahwa seluruh manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah.

"Bahwa kita semuanya dengan pakaian yang sama, berkumpul di tempat yang sama, tanpa ada perbedaan status sosial, jabatan dan lain sebagainya kita di hadapan Allah sama," ujar dia.

Lebih lanjut, Anis menekankan pentingnya menghilangkan sikap sombong dan merasa lebih tinggi dibanding orang lain setelah kembali ke masyarakat. Ia berharap pengalaman spiritual selama haji dapat membentuk karakter yang lebih baik dalam kehidupan sosial. Menurutnya, nilai kesetaraan yang dipelajari di Tanah Suci harus tercermin dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia.

"Mudah-mudahan bisa kita bawa kembali ke Indonesia, bahwa di tengah-tengah masyarakat tidak ada lagi yang sombong, tidak ada lagi yang merasa tinggi hati," katanya.

Anis juga menilai bahwa seluruh rangkaian ibadah haji mengandung pelajaran tentang kedisiplinan. Ia menjelaskan bahwa setiap rukun dan tahapan haji dilaksanakan dengan aturan yang jelas sehingga mengajarkan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Karena itu, ia berharap semangat disiplin tersebut tetap diterapkan saat kembali ke lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research