KB Bank Syariah bersama Masjid At-Tanwir PP Muhammadiyah menggelar literasi keuangan masjid melalui sistem SIROQIB di Jakarta, Senin (15/9/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pengelolaan dana umat di masjid mulai diarahkan menggunakan sistem pencatatan digital untuk meningkatkan keteraturan dan transparansi keuangan. KB Bank Syariah bersama Masjid At-Tanwir Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar literasi laporan keuangan menggunakan SIROQIB yang diikuti 40 perwakilan pengurus masjid di lingkungan PP Muhammadiyah, Senin (15/9/2026).
SIROQIB diperkenalkan sebagai sarana untuk membantu pengurus masjid mencatat dan menyusun laporan keuangan secara lebih sistematis. Dalam kegiatan tersebut, KB Bank Syariah dan Masjid At-Tanwir juga menyerahkan kotak amal dan QRIS secara simbolis.
Pemanfaatan QRIS memungkinkan jamaah menyalurkan infak dan sedekah secara digital. Transaksi yang masuk juga dapat dicatat dan didokumentasikan sehingga memudahkan pengurus dalam mengelola penerimaan dana.
Direktur Bisnis KB Bank Syariah Santi Aji Yuniasih mengatakan pencatatan diperlukan agar penerimaan dan pengeluaran dana masjid dapat ditelusuri. “Pencatatan keuangan bukan sekadar aspek administratif, tetapi merupakan bagian dari amanah dalam mengelola dana umat, dalam pengelolaan keuangan masjid agar setiap penerimaan dan pengeluaran dapat tercatat serta dipertanggungjawabkan dengan baik,” ujar Santi, Selasa (15/9/2026).
Menurut Santi, pengelolaan keuangan masjid perlu ditopang tiga aspek, yakni pencatatan, pengendalian, serta pelaporan dan transparansi. Ia mengatakan sejumlah masjid masih menghadapi persoalan pencatatan yang tidak konsisten, dokumentasi transaksi yang belum tertib, dan pelaporan yang belum sistematis.
“Setiap masjid memiliki skala pengelolaan yang berbeda. Karena itu, pengelolaan keuangan perlu disesuaikan dengan kapasitas dan aktivitas masing-masing masjid, dengan tetap menjunjung prinsip pencatatan, pengendalian, dan transparansi,” tambah Santi.
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko KB Bank Syariah Ahmad Aidil Ritonga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya berkaitan dengan dukungan bank terhadap literasi dan digitalisasi pengelolaan keuangan masjid di lingkungan Muhammadiyah.
Penggunaan SIROQIB ditujukan untuk membantu pengurus mengelola laporan keuangan secara lebih sederhana dan terdokumentasi. Sistem tersebut juga digunakan untuk mendukung pencatatan dana umat yang lebih tertib sesuai kebutuhan masing-masing masjid.
Literasi laporan keuangan dan digitalisasi pengelolaan dana umat selanjutnya diharapkan dapat diterapkan di masjid-masjid Muhammadiyah lainnya. Pengelolaan yang lebih tertib dapat memudahkan pengurus mempertanggungjawabkan penggunaan dana kepada jamaah dan masyarakat.

5 hours ago
4

















































