REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 tidak hanya menjadi ruang pertemuan bagi pelaku industri olahraga, melainkan juga menghadirkan pengalaman yang memadukan olahraga dan hiburan. Tiga musisi Tanah Air, yaitu Lomba Sihir, Diskoria, dan Tulus, akan mengisi rangkaian acara ISS 2026 yang berlangsung pada 11–13 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Lomba Sihir dijadwalkan tampil pada Jumat (11/9/2026), Diskoria pada Sabtu (12/9/2026), sementara Tulus akan menutup rangkaian penampilan musik pada Ahad (13/9/2026). Kehadiran ketiganya menjadi bagian dari program sportainment yang disiapkan untuk melengkapi berbagai aktivitas olahraga dan industri yang berlangsung selama tiga hari.
Konsep sportainment dalam ISS 2026 memperlihatkan perkembangan olahraga sebagai sebuah pengalaman yang dapat dinikmati melalui berbagai bentuk aktivitas. Musik, olahraga, komunitas, dan kreativitas ditempatkan dalam satu ruang sehingga pengunjung memiliki lebih banyak pilihan untuk berinteraksi dengan ekosistem olahraga.
Bagi Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora), perkembangan tersebut menunjukkan semakin luasnya ruang pertumbuhan industri olahraga. Sebuah event olahraga dapat melibatkan banyak sektor pendukung, termasuk penyelenggaraan acara pemasaran, media, teknologi, hospitality, kuliner, merchandise, dan ekonomi kreatif.
Kehadiran musisi dengan basis penggemar yang kuat juga membuka peluang bagi ISS 2026 untuk menjangkau audiens yang lebih beragam, khususnya generasi muda. Mereka dapat datang untuk menikmati pertunjukan musik sekaligus menemukan berbagai aktivitas olahraga dan peluang yang tersedia di dalam ekosistem industri olahraga.
ISS 2026 mengangkat tema “Beyond The Game 2.0: From Nation Building to Global Industry”, yang menempatkan olahraga dalam perspektif yang lebih luas. Pengembangan olahraga tidak hanya berkaitan dengan prestasi atlet, tetapi juga mencakup potensi ekonomi, investasi, penciptaan lapangan kerja, pariwisata, teknologi, dan industri kreatif.
Melalui penyelenggaraan ini, Kemenpora ingin memperlihatkan bahwa pertumbuhan industri olahraga membutuhkan ekosistem yang saling terhubung. Event olahraga dapat menjadi titik temu bagi pemerintah, pelaku usaha, komunitas, atlet, federasi, kreator, serta masyarakat untuk membangun peluang baru.
Rangkaian pertunjukan Lomba Sihir, Diskoria, dan Tulus menjadi salah satu bentuk pengalaman yang ditawarkan ISS 2026 kepada pengunjung. Selama tiga hari, masyarakat dapat mengikuti berbagai agenda olahraga dan industri sekaligus menikmati pertunjukan musik dalam satu gelaran.
ISS 2026 diharapkan dapat memperkuat pemahaman publik bahwa olahraga memiliki ruang pengembangan yang luas di luar arena pertandingan. Ketika olahraga bertemu dengan hiburan, kreativitas, dan aktivitas ekonomi, terbuka peluang untuk menciptakan pengalaman baru sekaligus memperluas pasar industri olahraga Indonesia.

7 hours ago
6

















































