IHSG Ambruk 3%, Ini 10 Saham Paling Jatuh!

5 hours ago 2

Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia

04 March 2026 10:17

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah saham terpantau mengalami tekanan cukup besar pada perdagangan pagi ini, Rabu (4/3/2026), di tengah kondisi global yang masih dibayangi kekhawatiran atas perkembangan geopolitik di Timur Tengah.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) per pukul 09.45 WIB terkoreksi tajam 2,74% ke level 7.718. Bahkan, sejak awal perdagangan dibuka, tekanan jual sudah langsung terlihat. Dalam waktu kurang dari 30 menit setelah bel pembukaan, IHSG sempat merosot 202 poin atau 2,55% ke posisi 7.736,92.

Berdasarkan data Top Loser dari Stockbit, sejumlah saham mencatat pelemahan tajam dan masuk dalam jajaran saham dengan koreksi terdalam pagi ini.

Saham PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) memimpin daftar top loser pagi ini setelah merosot 14,78% ke harga 196 per saham. Nilai transaksinya pun terbilang cukup besar, mencapai Rp4,97 miliar.

Tekanan besar juga terlihat pada PT Indospring Tbk (INDS) yang turun 14,68% ke posisi 930. Sepanjang perdagangan pagi, nilai transaksi saham ini tercatat sebesar Rp1,28 miliar.

Di bawahnya, PT Aracord Nusantara Tbk (RONY) ikut mengalami koreksi tajam. Saham ini diperdagangkan di harga 2.280 setelah melemah 13,31%, meski nilai transaksinya relatif lebih kecil, yakni sekitar Rp65,35 juta.

Sementara itu, PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) juga masuk jajaran saham dengan pelemahan terdalam. Saham MDIA tercatat berada di level 60, turun 13,04%, dengan nilai transaksi mencapai Rp2,45 miliar.

Aksi jual juga menekan PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) hingga turun 12,64% ke harga 152. Nilai transaksi saham ini tercatat sekitar Rp414,27 juta.

Bukan hanya itu, PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) juga mengalami pelemahan signifikan. Saham ini turun 12,28% ke posisi 100, dengan nilai transaksi justru tergolong cukup besar, yakni Rp18,01 miliar.

Untuk PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC), sahamnya terkoreksi 11,67% ke level 530 per lembar. Adapun PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) ikut melemah 11,59% dan berada di harga 412.

Adapun, PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) turun 11,49%, Sementara PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) terkoreksi 11,38%.

Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(evw/evw)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research