REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persib Bandung mengawali perjuangannya di AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 menghadapi tantangan berat. Pangeran Biru akan bertandang ke markas FC Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026) pukul 17.00 WIB.
Pertandingan tersebut menjadi ujian pertama Persib di Grup E sekaligus kesempatan bagi skuad asuhan Igor Tolic untuk menunjukkan daya saingnya di kompetisi Asia.
Hanya, Persib datang ke Seoul dengan kondisi yang belum sepenuhnya ideal. Jadwal padat menjadi salah satu perhatian utama Tolic karena para pemain baru saja menjalani pertandingan berat di BRI Super League sebelum bertolak ke Korea Selatan.
Persib juga dipastikan belum dapat diperkuat Sandy Walsh dan Gakuto Notsuda. Kedua pemain tersebut masih menjalani program pemulihan dan persiapan di Bandung.
"Kedua pemain ini berada di Bandung menjalani latihan persiapan, mereka belum siap untuk bertanding. Semoga mereka bisa segera kembali bergabung bersama kami," ujar Tolic dilansir dari laman resmi klub.
Kondisi tersebut membuat Tolic belum ingin terburu-buru menentukan komposisi pemain. Pelatih asal Kroasia itu terlebih dahulu memprioritaskan pemulihan kondisi fisik skuad sebelum menentukan pemain yang siap tampil sejak menit pertama.
Menurut Tolic, latihan resmi di Seoul menjadi momentum penting untuk melihat perkembangan kondisi para pemain setelah menjalani perjalanan dari Indonesia.
"Ini sesi latihan pertama kami sejak memulai perjalanan. Sebelumnya kami hanya melakukan pemulihan. Setelah sesi latihan di lapangan hari ini, kami baru akan melihat siapa yang kondisinya siap dan menentukan susunan tim pada besok siang," kata dia.
Di tengah persiapan Persib yang tidak sepenuhnya ideal, FC Seoul tetap menaruh respek terhadap kekuatan wakil Indonesia tersebut. Pelatih FC Seoul, Kim Gi-dong, mengakui awalnya belum terlalu mengenal Persib ketika kedua tim dipertemukan dalam undian Grup E.
Namun, setelah melakukan analisis terhadap calon lawannya, pandangan Kim berubah. Ia menilai Persib memiliki kualitas serta pengalaman yang patut diperhitungkan di kompetisi Asia.
Kim juga menyoroti keberhasilan Persib meraih gelar juara liga secara beruntun sebagai salah satu indikator kekuatan Pangeran Biru.
"Mereka adalah tim yang sangat bagus, berhasil menjadi juara beruntun di Liga Indonesia, dan musim lalu di ACL Two melaju hingga Babak 16 Besar dengan performa hebat. Setelah kami menganalisis lawan, mereka bukanlah tim yang bisa dipandang sebelah mata," ujar Kim.
Pertandingan melawan FC Seoul sekaligus menjadi kesempatan bagi Persib untuk mengawali kiprahnya di Grup E dengan hasil terbaik. Persib akan berupaya melewati tantangan kondisi fisik dan absennya sejumlah pemain untuk meraih hasil positif di kandang wakil Korea Selatan tersebut.

5 days ago
12

















































