Bisnis Konsumer Topang Kinerja Bank Muamalat, Pembiayaan Emas Melonjak 537 Persen

3 hours ago 2

Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Imam Teguh Saptono (kedua kanan) didampingi Sekretaris Perusahaan Bank Muamalat Hayunaji (kedua kiri) menjelaskan produk pembiayaan Solusi Emas Hijrah kepada nasabah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan pembiayaan konsumer sebesar 54,63% secara year on year (yoy) menjadi Rp5,3 triliun pada semester I 2026, didukung oleh strategi penguatan segmen ritel konsumer sebagai salah satu engine of growth bisnis pembiayaan. Pencapaian ini semakin memperkuat posisi Bank Muamalat sebagai bank pilihan untuk solusi hijrah finansial.

Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan, produk-produk seperti Solusi Emas Hijrah, pembiayaan haji khusus Prohajj Plus, multiguna, dan KPR iB Hijrah mencatat kenaikan yang impresif. Peningkatan kinerja itu sejalan dengan strategi refocussing bisnis dengan memperkuat segmen konsumer guna menopang pembiayaan Bank Muamalat.

“Model bisnis yang kami kembangkan bersifat customer centric dengan menyasar target segmen yang inline dengan ekosistem bisnis funding dan pembiayaan produktif. Kami menumbuhkan bisnis konsumer melalui pengembangan produk dan perbaikan proses yang menjadi kunci terciptanya competitive advantage,” kata Ricky.

Menurut Ricky, kebutuhan pembiayaan nasabah semakin beragam. Oleh karena itu, Bank Muamalat terus memperkuat proposisi produk, memperluas target pasar, serta melakukan transformasi proses untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan consumer.

Bank Muamalat secara konsisten menyalurkan pembiayaan Solusi Emas Hijrah yang memiliki keunggulan karena service level agreement (SLA) dilakukan satu hari, limit gramasi emas hingga 500 gram dengan jangka waktu pembiayaan sampai dengan sepuluh tahun. Pembiayaan Solusi Emas Hijrah melonjak 537% yoy mencapai Rp1,9 triliun pada akhir Juni 2026.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research