Polisi tangkap begal yang beraksi di Bintara Bekasi. (Ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Dua orang begal berinisial JS (25 tahun) dan BS (22) nekat membacok seorang warga berinisial RN di sekujur tubuhnya hingga mengalami luka berat. Motif pembacokan dilatarbelakangi kedua pelaku yang meminta uang Rp 10 ribu dan mencoba merampas HP serta dompet akan tetapi tidak diberi korban.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton mengatakan peristiwa pembacokan terhadap RN berawal dari korban yang tengah melaju menggunakan sepeda motor hendak pulang ke rumah di Jalan Supratman, Cibeunying Kaler, Kota Bandung akhir tahun 2025. Namun, di perjalanan dipepet oleh kedua orang pelaku menggunakan sepeda motor dan meminta sejumlah uang.
"Diberikan uang Rp 10 ribu tetapi para pelaku karena pengaruh minuman keras merasa kurang kemudian menggeledah yang ada di tas korban dan mengambil HP dan dompetnya," ucap dia, Jumat (30/1/2026).
Ia menuturkan korban sempat melakukan perlawanan dengan mempertahankan barangnya. Karena kesal, Anton mengatakan para pelaku membacok korban menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka di tubuh, kaki, dan tangan hingga ditinggalkan pelaku yang melarikan diri.
Pihaknya yang mendapati laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan membawa korban ke rumah sakit. Saat ini kondisi korban berangsur membaik setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Petugas selanjutnya melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku. "Alhamdulillah kami mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku. Pertama inisial JS, tidak bekerja, ini adalah residivis. Dia juga pernah terlibat kasus pidana. Kemudian yang kedua inisial BS tidak bekerja, dia terlibat di dua TKP," kata dia.
Akibat perbuatan kedua pelaku, ia menuturkan keduanya dijerat Pasal 479 UU nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara. Para pelaku sedang mengalami masa penahanan di sel Polrestabes Bandung.
Kedua pelaku sudah beraksi di beberapa lokasi kejadian dan merupakan begal. Modus mereka merampas barang seperti dompet, handphone dan motor kemudian melakukan penganiayaan secara random.
"Hasil mencuri digunakan sehari-hari," ungkap dia.

4 hours ago
2













































