Dedi Mulyadi Minta Jalur Pendakian di Jabar Ditutup Antisipasi Karhutla

4 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengungkapkan sejumlah langkah antisipasi agar tidak terjadi kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di wilayah Jabar. Ia mengaku telah meminta para bupati harus sering mengecek tempat pembuangan akhir (TPA) sampah serta meminimalisasi penggunaan korek api dan rokok.

"Kalau menurut saya sih, hindarkan orang bawa korek api dan rokok ke tempat TPA," ucap dia akhir pekan ini kepada wartawan.

Selanjutnya, ia sudah meminta Bupati Cianjur dan Bupati Bogor serta wilayah yang memiliki jalur pendakian untuk membuat kebijakan menunda aktivitas pendaki bagi para pendaki. Sebab banyak pendaki yang merokok dan melakukan aktivitas bakar membakar.

"Banyak orang yang manjat gunung itu, itu bawa rokok dan bakar. Nah, sementara lah ya. Karena bikin bakar aja nggak terkendali jadi kebakaran. Sementara ini menurut saya tunda dulu, karena tidak semua orang disiplin ya," kata dia.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan kebakaran hutan dan lahan di Jawa Barat mencapai 196,40 hektare pada musim kemarau hingga tanggal 24 Agustus tahun 2026. Kebakaran terjadi di 91 kecamatan dan 153 desa dan kelurahan.

"Provinsi Jawa Barat mencatat 132 kejadian kebakaran hutan dan lahan. Peristiwa ini meluas ke 91 kecamatan dan 153 desa atau kelurahan, dengan total luas lahan yang terbakar mencapai 196,40 hektare," ucap Pranata Humas Ahli BPBD Jawa Barat Hadi Rahmat, Rabu (26/8/2026).

Ia mengatakan, wilayah paling terdampak yaitu Kabupaten Sumedang dengan 20 kejadian dan luas lahan terbakar 21,68 hektare. Kejadian tersebut terjadi di 11 kecamatan dan 21 desa atau kelurahan.

Sementara itu, luar kerusakan terbesar di Kabupaten Sukabumi mengalami kebakaran lahan mencapai 49,20 hektare. Dari 12 kejadian yang tersebar di 11 kecamatan dan 15 desa atau kelurahan.

Hadi melanjutkan daerah rawan lain yaitu Kabupaten Majalengka mencatat 15 kejadian dengan luas terbakar 25,91 hektare. Disusul Kabupaten Kuningan dengan 10 kejadian dan luas 23,80 hektare dan Kabupaten Cirebon dengan 8 kejadian dan 20,73 hektare.

Hadi menambahkan dampak kebakaran tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat seperti Kabupaten Bandung sebanyak 13 kejadian dan 16,80 hektare. Kabupaten Subang dengan 11 kejadian dan 9,53 hektare. Kabupaten Purwakarta dengan 10 kejadian dan 8,22 hektare.

Sedangkan area perkotaan seperti Kota Sukabumi, Kota Bandung, dan Kota Depok dengan skala dampak yang lebih kecil. "Masyarakat diimbau waspada," ucap dia.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research