Data Mengejutkan Kemenkes: 663 Ribu Anak Indonesia Alami Lonjakan Tekanan Darah

4 hours ago 1

Sejumlah siswa menunggu giliran untuk mendapatkan tetesan vaksin (ilustrasi). Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) periode 1 Januari hingga 3 Mei 2026 menunjukkan data yang mengejutkan. Setidaknya 663 ribu anak usia sekolah terdeteksi mengalami peningkatan tekanan darah sehingga memicu kekhawatiran publik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) periode 1 Januari hingga 3 Mei 2026 menunjukkan data yang mengejutkan. Setidaknya 663 ribu anak usia sekolah terdeteksi mengalami peningkatan tekanan darah sehingga memicu kekhawatiran publik.

Dokter spesialis anak sekaligus dosen di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dr Bambang Edi Susyanto, mengatakan tingginya jumlah anak dengan tekanan darah di atas normal tetap menjadi sinyal penting yang tidak boleh diabaikan. "Hasil screening ini penting sebagai warning atau alarm. Ini menunjukkan ada masalah pada anak-anak kita, dan lebih jauh lagi ada masalah pada keluarga," kata dia dalam keterangan tertulis, dikutip pada Selasa (26/5/2026).

Menurut dr Bambang, temuan ini menunjukkan adanya persoalan kesehatan yang lebih luas, terutama terkait perubahan pola hidup anak dan keluarga di Indonesia. Pasalnya, anak-anak sangat dipengaruhi oleh pola hidup di rumah.

"Jadi jika lingkungan keluarganya tidak sehat, anak pun akan ikut terdampak," kata dr Bambang.

la menekankan kasus tekanan darah tinggi pada usia dini tidak selalu harus dimulai dengan konsumsi obat-obatan medis. Sebagian besar kasus tekanan darah tinggi pada usia dini justru memerlukan pembenahan pola hidup sebagai langkah awal pengendalian.

"Tatalaksana hipertensi pada anak biasanya tidak langsung dengan obat, tetapi dimulai dengan perbaikan gaya hidup," kata dr Bambang.

la menjelaskan, perbaikan tersebut meliputi pengaturan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, hingga pembenahan waktu tidur anak. Mengingat gaya hidup anak sangat meniru kebiasaan orang tua, maka seluruh anggota keluarga wajib terlibat.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research