Cat Bebas Timbal Dinilai Penting untuk Mendukung Kualitas Lingkungan Rumah

4 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kualitas lingkungan di dalam rumah menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kesehatan penghuni. Selain kebersihan, pencahayaan, dan sirkulasi udara, penggunaan material bangunan yang aman dan ramah lingkungan kini semakin mendapat perhatian sebagai bagian dari upaya menciptakan hunian yang sehat.

Sejumlah penelitian menunjukkan manusia menghabiskan sekitar 90 persen waktunya di dalam ruangan. Kondisi tersebut membuat kualitas lingkungan rumah, termasuk material yang digunakan, berperan besar terhadap kesehatan seluruh anggota keluarga.

Kesadaran tersebut menjadi salah satu topik yang diangkat dalam diskusi bertajuk "Rumah Aman dan Nyaman Bersama Kansai Paint" yang digelar PT Kansai Prakarsa Coatings bersama komunitas Ibu Hebat. Diskusi menghadirkan praktisi home living, dokter spesialis anak, dan perwakilan perusahaan untuk membahas pentingnya menciptakan lingkungan rumah yang sehat.

Co-Founder dan Creative Director Living Loving Nike Prima mengatakan rumah yang nyaman tidak hanya ditentukan oleh desain, tetapi juga oleh kualitas material yang digunakan. Menurut dia, setelah memiliki anak, banyak keluarga mulai lebih memperhatikan aspek keamanan material selain estetika.

"Rumah yang nyaman tidak selalu harus luas. Yang terpenting adalah bagaimana ruang digunakan secara efisien, memiliki pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik, serta menggunakan material yang berkualitas dan aman," kata Nike dalam keterangan, Ahad (26/7/2026).

Ia menambahkan pemilihan warna tetap penting untuk menciptakan suasana ruang yang nyaman. Namun, keluarga juga perlu memperhatikan kualitas produk serta keamanan material yang digunakan di dalam rumah.

Sementara itu, dokter spesialis anak dr. Maria Chrismayani Hindom, M.Med.Sc., Sp.A mengatakan rumah yang sehat tidak hanya ditentukan oleh kebersihan, tetapi juga oleh kualitas udara dan material bangunan yang berpotensi menjadi sumber paparan zat berbahaya.

Menurut dia, salah satu zat yang perlu diwaspadai adalah timbal. Paparan timbal dapat berasal dari debu atau material yang mengalami degradasi dan masuk ke tubuh melalui saluran pernapasan maupun pencernaan.

Anak-anak, lanjut dia, menjadi kelompok yang paling rentan karena sistem sarafnya masih berkembang. Pada orang dewasa, paparan jangka panjang juga dikaitkan dengan gangguan kesehatan, termasuk pada ginjal dan sistem kardiovaskular.

"Orang tua tidak perlu panik, tetapi perlu memahami sumber paparan di sekitar rumah. Memilih material yang memenuhi standar keamanan, termasuk cat bebas timbal, merupakan salah satu langkah preventif," ujar dr. Maria.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research