Bukan Tugas Resmi, Tapi 15 Prajurit Ini Rela Hujan-Hujanan Demi Satu Desa di Langkat

6 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Di ujung Desa Kebun Balok, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, ada sebuah jurang kecil yang selama bertahun-tahun memisahkan dua dunia. Di satu sisi, Dusun V Expedit. Di sisi lain, Dusun VI Ladangan. Keduanya bertetangga, namun terasa jauh, karena tak ada jembatan yang menghubungkan mereka.

Anak-anak harus memutar jalan panjang hanya untuk sampai ke sekolah. Petani menggotong hasil panen melewati medan yang licin dan berbahaya. Warga yang sakit harus berjuang ekstra sebelum bisa mendapat pertolongan. Bertahun-tahun, itulah kenyataan yang mereka terima sebagai takdir.

Hingga 15 prajurit TNI dari jajaran Kodim 0203/Langkat datang,  dan menolak membiarkan takdir itu berlanjut.

Mereka bukan insinyur besar. Mereka bukan kontraktor dengan alat berat dan anggaran miliaran. Mereka adalah prajurit, dari unsur Zidam I/BB, Koramil, dan Babinsa, yang datang dengan tangan kosong, tekad penuh, dan satu misi sederhana: membangun jembatan yang selama ini diimpikan warga.

Semen, pasir, batu koral, besi, semua material dikumpulkan dan dimanfaatkan semaksimal mungkin. Tidak ada yang terbuang sia-sia. Setiap adukan semen adalah bukti bahwa mereka benar-benar hadir, bukan sekadar lewat.

Ketika hujan turun, seperti seolah alam pun ingin menguji niat mereka, para prajurit itu tidak mundur. Mereka tetap bekerja. Berlumpur. Basah kuyup. Namun tak satu pun yang menyerah.

Dua Dusun, Satu Harapan

Jembatan tipe armco itu kini berdiri kokoh: panjang 12 meter, lebar 3 meter. Bukan jembatan megah. Tapi bagi warga Kebun Balok, ia adalah sesuatu yang jauh lebih besar dari ukurannya.

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menggambarkan momen penyelesaian itu dengan penuh makna.

"Pengerjaan pembangunan jembatan armco sepanjang 12 meter yang menghubungkan Dusun V Expedit dengan Dusun VI Ladangan, Desa Kebun Balok, telah selesai," ujar Asrul di Medan, Selasa.

Kalimat itu sederhana. Namun di baliknya tersimpan keringat, kerja keras, dan kebersamaan yang tak ternilai harganya.

sumber : Antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research