Personel Brimob berjaga di lokasi bentrokan di Jalan Tambak, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026). Sebanyak 200 personel gabungan dari TNI, Brimob Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat dan Polsek Menteng dikerahkan untuk berjaga di lokasi bentrokan sebagai antisipasi adanya bentrokan susulan antar warga. Sebelumnya bentrokan tersebut terjadi pada Ahad (26/7) yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
Sebanyak 200 personel gabungan dari TNI, Brimob Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Menteng dikerahkan untuk mengamankan kawasan. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
Pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan antarwarga. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
Petugas melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik yang sebelumnya menjadi lokasi bentrokan. Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab bentrokan serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
Aparat meminta warga tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 200 personel gabungan dari TNI, Brimob Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Menteng disiagakan di kawasan Jalan Tambak, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026), untuk mengantisipasi bentrokan susulan antarwarga. Pengamanan diperketat setelah bentrokan yang terjadi pada Ahad (26/7/2026) menyebabkan satu orang meninggal dunia.
sumber : Republika

37 minutes ago
1
















































