Jakarta, CNN Indonesia --
Ajang lari Yellow Run 2026 akan digelar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Minggu (7/6). Selain menjadi wadah bagi para pecinta olahraga lari, penyelenggara menargetkan ajang ini mampu melahirkan catatan sejarah baru melalui pemecahan rekor lari nasional.
Inisiator Yellow Run, Mukhamad Misbakhun, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga lari yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut dia, Yellow Run diharapkan menjadi ruang bagi para pelari, baik individu maupun komunitas, untuk menguji hasil latihan sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam sebuah kompetisi yang menantang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin menangkap seluruh antusiasme masyarakat yang menggemari olahraga lari, termasuk komunitas-komunitas yang memiliki kecintaan besar terhadap olahraga ini. Yellow Run diharapkan menjadi momen bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang selama ini diasah melalui latihan dan hobi mereka," kata Misbakhun kepada wartawan, Sabtu (6/6).
Yellow Run 2026 menghadirkan dua kategori lomba, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K). Namun, penyelenggara menegaskan bahwa ajang ini tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan lomba semata.
Misbakhun berharap Yellow Run dapat menjadi panggung lahirnya rekor nasional baru pada nomor yang dipertandingkan.
"Kami ingin Yellow Run dikenang sebagai ajang tempat lahirnya rekor nasional baru. Itu akan menjadi kebanggaan yang tak ternilai bagi kami," ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan memecahkan rekor nasional akan menjadi prestise tersendiri bagi penyelenggara sekaligus bukti bahwa Yellow Run mampu menghadirkan kompetisi yang mendorong para atlet memberikan performa terbaik.
Sementara itu, Race Director Yellow Run 2026, Reza Puspo, mengungkapkan persiapan ajang ini terbilang singkat karena baru dimulai sekitar tiga bulan lalu. Meski demikian, respons masyarakat dinilai sangat positif.
"Biasanya sebuah event baru membutuhkan waktu persiapan setidaknya enam bulan. Namun sejak registrasi dibuka pada Maret hingga pertengahan April, jumlah pendaftar sudah mencapai target, yakni 10 ribu peserta," kata Reza.
Menurut Reza, Yellow Run memiliki konsep yang berbeda dibandingkan banyak ajang lari lain yang saat ini lebih menitikberatkan pada nomor half marathon dan marathon. Yellow Run justru memberikan fokus utama pada kategori 10K.
Fokus tersebut dipilih karena penyelenggara ingin mendorong lahirnya rekor nasional baru pada nomor 10K yang telah lama bertahan.
Untuk mendukung target tersebut, panitia menyiapkan lintasan yang diupayakan steril dari gangguan lalu lintas sehingga para pelari, terutama atlet elite, dapat berkompetisi dengan lebih nyaman.
"Kami berharap rute yang steril ini bisa memberikan kenyamanan maksimal bagi peserta, terutama atlet elite. Mudah-mudahan dengan kondisi tersebut rekor nasional bisa terpecahkan dan lahir catatan waktu baru," ujar Reza.
(dis/tis)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
1













































