REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gelandang Portugal Vitinha mengajak para suporter tetap memberikan dukungan penuh kepada Selecao das Quinas menjelang laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Kroasia. Ia menegaskan para pemain memahami kritik yang muncul setelah penampilan Portugal pada fase grup, tetapi yakin Selecao masih mampu bangkit.
Portugal melangkah ke fase gugur dengan status runner-up Grup K. Hasil imbang melawan Republik Demokratik Kongo dan kegagalan finis di puncak klasemen membuat tim asuhan Roberto Martinez menjadi sasaran kritik karena dianggap belum memenuhi ekspektasi sebagai salah satu kandidat juara.
Vitinha mengakui penilaian tersebut memang pantas diterima. Namun, ia berharap para pendukung tetap memberikan kepercayaan kepada tim menjelang pertandingan hidup-mati melawan Kroasia.
"Saya sepenuhnya memahami keraguan dan kritik tersebut," kata gelandang Paris Saint-Germain (PSG) itu, dikutip dari ESPN, Kamis (2/7/2026).
Pemain berusia 26 tahun tersebut menegaskan kritik tidak pernah menjadi masalah bagi skuad Portugal. Menurut dia, seluruh pemain menyadari kapan mereka tampil baik maupun ketika gagal memenuhi harapan.
"Kami menyambut mereka dengan tangan terbuka. Kami tidak hanya menginginkan tepukan di punggung. Kami tahu kapan kami bermain buruk dan kapan kami bermain baik," ujarnya.
Vitinha kemudian menyampaikan apresiasi kepada para suporter yang terus mendukung Portugal sejak awal turnamen.
"Kami ingin mengucapkan terima kasih atas semua dukungan yang telah Anda berikan kepada kami sejauh ini dan meminta Anda, sekali lagi, untuk mendukung kami dan percaya kepada kami," katanya.
Ia menegaskan tidak ada pihak yang memiliki keinginan lebih besar untuk membawa Portugal meraih kemenangan selain para pemain sendiri.
"Tidak ada yang lebih ingin menang daripada kami. Tidak ada yang lebih ingin memberikan yang terbaik daripada kami. Kami berada di sana untuk keluarga kami dan negara kami," ujar Vitinha.
Gelandang yang baru mengantar PSG mempertahankan gelar Ligue 1 sekaligus menjuarai Liga Champions itu juga mengakui performanya bersama tim nasional belum mencapai level terbaik. Ia bertekad meningkatkan kualitas permainannya sekaligus membantu Portugal tampil lebih solid sebagai sebuah tim pada fase gugur.
"Saya berharap, dan saya akan melakukan bagian saya, untuk meningkatkan level permainan saya sendiri maupun tim," kata dia.
Menurut Vitinha, keberhasilan individu tidak akan berarti tanpa performa kolektif yang baik.
"Tidak mungkin memisahkan individu dari tim. Saya berharap tim bermain baik sehingga para pemain individu bisa tampil menonjol," ujarnya.
Ia tidak menampik Portugal masih memiliki banyak kekurangan. Namun, Vitinha optimistis timnya mampu memperbaiki performa ketika menghadapi Kroasia.
"Beberapa pertandingan terakhir kami memang tidak ideal. Namun masih ada waktu untuk memperbaikinya dan kami memang harus meningkat. Kami tahu apa yang harus dilakukan agar bisa bermain lebih baik, baik dalam bertahan maupun menyerang. Jika kami mampu melakukannya, peluang untuk melaju ke babak berikutnya akan semakin besar," kata Vitinha.

3 hours ago
1













































