Transisi Energi Dorong Transformasi Logistik, Elnusa Genjot Operasi Rendah Karbon

8 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Transisi menuju energi rendah karbon tidak hanya mengubah sektor pembangkitan, tetapi juga mendorong transformasi pada rantai pasok dan distribusi energi nasional. Digitalisasi operasional, penguatan aspek keselamatan, serta pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan menjadi strategi yang semakin banyak diterapkan untuk menjaga keandalan pasokan energi.

Momentum tersebut dimanfaatkan PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA), yang memasuki usia ke-30 tahun untuk memperkuat transformasi sebagai penyedia jasa energi dan solusi rantai pasok terintegrasi. Perusahaan memperluas pemanfaatan teknologi digital sekaligus meningkatkan dukungan terhadap agenda transisi energi nasional.

Direktur Utama PT Elnusa Petrofin Doni Indrawan mengatakan, tiga dekade perjalanan perusahaan menjadi refleksi atas tanggung jawab menjaga distribusi energi tetap andal sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.

“Selama tiga dekade, kami hadir untuk memastikan energi dapat tersalurkan dengan aman dan andal, sekaligus memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat dan lingkungan Indonesia,” ujar Doni dalam siaran pers, Sabtu (11/7/2026).

Selama tiga dekade, kata dia, Elnusa Petrofin mengembangkan berbagai layanan, mulai dari transportasi dan logistik energi, pengelolaan terminal dan fasilitas penyimpanan, pembangunan infrastruktur, penyediaan bahan bakar untuk sektor industri dan maritim, hingga layanan pelumas serta bahan kimia terintegrasi. Jaringan operasional perusahaan kini menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, termasuk daerah dengan tantangan geografis yang tinggi.

Perusahaan juga mendukung pengembangan infrastruktur energi melalui pembangunan Fuel Terminal Labuan Bajo dan Fuel Terminal Tembilahan. Selain itu, Elnusa Petrofin mulai menyalurkan Biosolar Industri B50 dari Fuel Terminal Indonesia Bulk Terminal Pulau Laut, Kalimantan Selatan, sebagai dukungan terhadap peningkatan pemanfaatan energi domestik dan kebijakan transisi energi pemerintah.

Di sisi operasional, perusahaan memperkuat digitalisasi untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi distribusi energi. Salah satu teknologi yang diterapkan adalah Road Traffic Control (RTC) yang memanfaatkan GPS tracking dan kamera berbasis kecerdasan buatan untuk memantau pergerakan armada, kepatuhan terhadap batas kecepatan, kondisi pengemudi, hingga potensi penyimpangan rute secara waktu nyata.

Elnusa Petrofin turut mengembangkan Remote Asset Daily Activity Recorder (RADAR) untuk memperkuat pemantauan aset, terutama di lokasi operasional yang berada di wilayah terpencil atau memerlukan pengawasan khusus. Pemanfaatan teknologi tersebut ditujukan untuk meningkatkan operational excellence sekaligus memperkuat penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

“Kami ingin memastikan bahwa di balik setiap energi yang tersalurkan, terdapat sistem yang andal, sumber daya manusia yang kompeten, teknologi yang terus berkembang, serta tanggung jawab untuk menjaga keselamatan dan keberlanjutan,” kata Doni.

Sejalan dengan target transisi energi nasional dan Net Zero Emissions 2060, perusahaan terlibat dalam implementasi Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten. Inisiatif tersebut mencakup digitalisasi operasional, pengelolaan lingkungan, penerapan teknologi yang lebih ramah lingkungan, ekonomi sirkular, perlindungan biodiversitas, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Selain memperkuat operasional, perusahaan menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial di wilayah operasinya. Sepanjang 2025, Elnusa Petrofin melaksanakan 1.010 kegiatan CSR di 98 unit operasi yang menjangkau lebih dari 52 ribu penerima manfaat melalui lima pilar Petrofin Peduli, yakni pendidikan, kesehatan, lingkungan, keselamatan masyarakat, serta penanggulangan bencana.

Transformasi digital, penguatan distribusi energi, dan penerapan prinsip keberlanjutan menjadi fokus Elnusa Petrofin dalam menghadapi perubahan industri energi yang semakin mengarah pada efisiensi operasional, ketahanan pasokan, dan pengurangan emisi karbon.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research