Tiba di Nakhon Ratchasima, Kontingen Indonesia Tancap Gas Jelang ASEAN Para Games 2025

17 hours ago 3

Atlet National Paralympic Committee (NPC) Indonesia cabang olah raga atletik lompat jauh Karisma Evi Tiarani melakukan pemanasan saat Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (13/1/2026). Pemusatan latihan tersebut untuk persiapan ASEAN Para Games 2025 di Thailand 20-26 Januari 2026 mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA— Kontingen Indonesia yang diperkuat 290 atlet langsung menggeber persiapan setibanya di Nakhon Ratchasima, Thailand, lokasi utama penyelenggaraan ASEAN Para Games 2025. Meski menempuh perjalanan panjang, sejumlah cabang olahraga (cabor) langsung menggelar sesi latihan untuk menjaga kebugaran atlet.

Kontingen Indonesia tiba di Thailand dalam dua kloter melalui Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, pada Kamis (15/1/2026). Kloter pertama mendarat pukul 08.15 waktu setempat, disusul rombongan kedua pada pukul 15.45. Seluruh atlet dan ofisial kemudian melanjutkan perjalanan darat sekitar empat jam menuju Nakhon Ratchasima.

Kelelahan akibat perjalanan tidak menyurutkan semangat para atlet. Beberapa cabor langsung memanfaatkan waktu dengan latihan ringan sebagai bagian dari proses pemulihan kondisi fisik.

Salah satu tim yang langsung berlatih adalah tim sepak bola cerebral palsy. Pelatih tim nasional, Yanuar Dhuma Ardhiyanto, mengatakan anak asuhnya menjalani dua sesi latihan pada Jumat (16/1/2026) dengan fokus pengondisian fisik.

“Dengan kondisi pemain yang cukup lelah karena perjalanan jauh, hari ini kami fokus pada conditioning. Pagi tadi latihan ringan untuk melemaskan otot, dan sesi sore berjalan dengan baik,” ujar Yanuar saat ditemui di Nakhon Ratchasima Rajabhat University Stadium.

Yanuar menuturkan, tim pelatih masih memiliki beberapa hari untuk mematangkan persiapan jelang laga perdana. Program latihan akan disusun secara bertahap agar para pemain mencapai performa puncak saat bertanding.

“Untuk kebugaran tinggal sedikit lagi menuju level optimal. Setelah itu, kami fokus pada taktik dengan melihat karakter permainan lawan di ASEAN Para Games 2025,” kata Yanuar.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research