Tentara Israel Lemparkan Granat Kejut ke Arah Jamaah di Masjid Tepi Barat

2 hours ago 1

Dua tentara Israel memeriksa seorang pria Palestina di kamp pengungsi Nur Shams di kota Tulkarm, Tepi Barat, pada 16 Juni 2026, saat militer Israel melanjutkan pengerahan pasukan dalam jangka panjang di seluruh wilayah kota tersebut beserta dua kamp pengungsinya.

REPUBLIKA.CO.ID, TEPI BARAT — Tentara penjajah Israel melemparkan granat kejut ke arah jamaah yang sedang beribadah di dalam sebuah masjid dekat Betlehem di Tepi Barat yang dijajah pada Ahad (6/9/2026). Serangan ini merupakan penyerangan ketiga terhadap tempat ibadah sejak awal September.

Radio Voice of Palestine melaporkan pasukan Israel melemparkan granat kejut ke arah jamaah di dalam Masjid Agung saat melakukan penggerebekan di Beit Fajjar, sebelah selatan Betlehem.

Stasiun radio tersebut mengunggah foto granat yang tergeletak di atas karpet masjid setelah sholat malam, namun tidak menyebutkan waktu pasti kejadian tersebut, dikutip dari laman Middle East Monitor, Selasa (8/9/2026)

Pada Selasa malam, jamaah masjid mengalami kesulitan bernapas setelah pasukan Israel menembakkan gas air mata ke dalam sebuah masjid di desa Madama, wilayah kegubernuran Nablus di Tepi Barat bagian utara.

Voice of Palestine melaporkan saat itu bahwa para jamaah mengalami kesulitan bernapas setelah pasukan Israel menembakkan gas air mata ke dalam masjid ketika mereka sedang melaksanakan shalat malam.

Serangan Israel terhadap masjid di Tepi Barat telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, termasuk penggunaan granat, upaya pembakaran masjid, dan penulisan slogan-slogan rasis di dinding-dindingnya.

Pada tanggal 1 September, para pemukim Israel mencoba membakar Masjid Nour al-Din Zanki di Bazariya, wilayah kegubernuran Nablus. Setelah gagal mendobrak pintu masjid, mereka membakar sebuah ruangan di sebelah masjid serta mencoretkan slogan-slogan rasis dan ancaman terhadap warga Palestina di dinding-dindingnya.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research