REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas Basket 3x3 Putra Indonesia terus mematangkan fisik dan kecepatan jelang perhelatan Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Jepang pada bulan September mendatang. Pada perhelatan nanti, tim asuhan Nico Donnda Fitzgerald tersebut menargetkan posisi empat besar.
Target yang jelas tidak mudah mengingat skuad Garuda tergabung di grup neraka di Pool C. Garuda akan bersaing dengan Qatar, Bahrain, serta Taiwan yang merupakan juara basket 3x3 pada Asian Games 2023.
"Progres kami saat ini baru sekitar 45 persen. Namun Insya Allah tim ini akan siap pada waktunya nanti," ujar Asisten Pelatih Timnas Basket 3x3 Putra, Alfa Hari Kusumanegara, kepada Republika, Selasa (3/8/2026).
Dengan persiapan tersisa satu setengah bulan, Alfa mengungkapkan tim akan memanfaatkannya dengan memperkuat fisik dan terutama kecepatan. Apalagi, dua negara lawan Indonesia nanti adalah Qatar dan Bahrain yang dikenal memiliki fisik di atas rata-rata. Oleh karena itu, kata Alfa, Indonesia harus mampu mengungguli terutama dalam hal kecepatan.
"PR kami ada di fisik," kata Coach Alfa, yang juga pelatih Strength and Conditioning ini, menegaskan.
Pada dua laga uji coba terakhir, tim Indonesia terlihat keteteran pada menit-menit akhir saat melawan tim dari Amerika Serikat dan Timnas Lithuania U-23. Ia berharap masalah tersebut bisa teratasi jelang perhelatan empat tahunan yang akan digelar di dua kota yakni Aichi Prefecture dan Nagoya tersebut.
Seperti diketahui, prestasi terbaik Timnas Basket Indonesia pada ajang Asian Games adalah penyisihan grup. Jika mampu lolos ke babak selanjutnya maka itu akan menjadi torehan sejarah tersendiri bagi tim Merah Putih.
Dilansir laman sosial media Asian Games 2026, pertandingan bola basket 3x3 akan berlangsung 21 hingga 25 September 2026. Semua pertandingan dikonsentrasikan di Kinjo Futo Station Square.
Persaingan bola basket 3x3 di Asian Games ke-20 ini diprediksi akan diwarnai kejutan karena regulasi anyar yang diterapkan. Pada Asian Games mendatang, hanya pemain berusia di bawah 23 tahun yang boleh bermain.
Indonesia menyiasati regulasi ini dengan mematangkan pemain U-23. Mereka dalam satu tim dikirim ke berbagai kejuaraan untuk menghadapi pemain-pemain senior dan tim terbaik di dunia.
Timnas Putra saat ini masih terdiri dari 12 pemain, sebelum pada akhirnya mengerucut pada empat pemain utama. Direncanakan timnas 3x3 Basket Putra akan mengikuti 3x3 stop di Taiwan, sebelum pergelaran Asian Games 2026.
Coach Alfa, yang baru saja membawa Universitas Cendrawasih, Papua, masuk peringkat delapan besar pada Liga Mahasiswa (LIMA) Mandiri Basketball 2026 tahun ini pun berambisi membawa timnya meraih posisi empat besar, bahkan jika memungkinkan peringkat tiga.
Empat tahun lalu, medali emas diperoleh timnas Taiwan, medali perak atau peringkat kedua diraih timnas Qatar, dan medali perunggu atau posisi ketiga dibawa pulang timnas Mongolia.
"Ya, kalau bisa dapat perunggu sih, itu ambisi saya. Karena ini kancah Asia dan kami benar-benar dapat pemain yang fresh karena saat ini masih libur liga (IBL-Red)" ujar pria asal Yogyakarta ini.

7 hours ago
3












































