Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjuk Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama. Penunjukan tersebut telah disetujui Dewan Komisaris BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan operasional dan fungsi strategis bursa tetap berjalan.
Penunjukan ini berlangsung di tengah sorotan terhadap transparansi pasar saham usai gejolak pekan lalu. Utusan Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo menegaskan pemerintah akan memperketat pengawasan demi melindungi investor, terutama investor ritel.
“Pemerintah akan mengawasi Anda dengan ketat dan saya serius,” kata Hashim di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Ia juga menyinggung persoalan transparansi dan kepercayaan pasar. “Ini semua tentang kepercayaan dan kredibilitas. Pasar-pasar ini hanya akan berhasil jika ada kepercayaan dan kredibilitas,” tegasnya.
Hashim turut menyoroti rasio harga terhadap laba (price to earnings ratio/PER) yang dinilai tidak wajar. Ia menyebut ada PER 167, bahkan 900, 1.200 hingga 4.000.
Ia menegaskan Presiden Prabowo Subianto marah karena peristiwa tersebut dinilai mempertaruhkan kehormatan negara dan merugikan investor ritel. “Kehormatan negara kita dipertaruhkan dan para investor ritel banyak yang telah dirugikan,” ujar Hashim.
Jeffrey menyatakan BEI siap menjalankan arahan pemerintah. “Kami tentu sangat senang mendapatkan perhatian dan dukungan,” ujarnya.
Ia menegaskan pihaknya akan bergerak cepat. Jeffrey juga menekankan BEI menghormati prinsip kerahasiaan dalam komunikasi dengan pemangku kepentingan global.
“Kami tidak bisa memberikan kesimpulan. Kami tidak bisa memberikan opini terkait bagaimana dengan MSCI. Yang dapat kami sampaikan kepada publik adalah proses yang sedang dan akan kami lakukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, BEI akan mempercepat sejumlah langkah transparansi, termasuk rencana publikasi pemegang saham di atas satu persen dan penyusunan shareholders concentration list. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas pasar.
Jeffrey memastikan pertemuan dengan index provider berlangsung konstruktif dan BEI akan mengirimkan detail teknis lanjutan.

2 weeks ago
2











































