Siswa kelas 1 yang merupakan anak-anak transmigran berjalan pulang usai mengikuti kegiatan belajar mengajar di SDN 44/III Sungai Bermas, Kerinci, Jambi, Senin (3/8/2026). Sekolah negeri yang dibangun untuk meningkatkan layanan pendidikan anak-anak transmigran di desa terpencil di ketinggian 1.300 mdpl tersebut saat ini memiliki total 12 siswa dengan 10 tenaga pengajar dan sarana prasarana pendidikan yang cukup memadai. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
Berada di kawasan dengan ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut, sekolah ini menjadi tempat belajar sekaligus ruang tumbuh bagi generasi muda di daerah pegunungan. Saat ini sekolah memiliki 12 siswa yang dibimbing oleh 10 tenaga pengajar, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara lebih intensif. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
Meski jumlah siswanya sedikit, sarana dan prasarana pendidikan di sekolah tersebut dinilai cukup memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Keberadaan sekolah di wilayah transmigrasi diharapkan mampu membuka kesempatan pendidikan yang setara bagi anak-anak di daerah terpencil sekaligus menjadi fondasi lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Di tengah sejuknya kawasan pegunungan Kerinci, Jambi, anak-anak transmigran menempuh pendidikan di SDN 44/III Sungai Bermas. Meski berada di wilayah terpencil pada ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut, semangat belajar mereka tetap tumbuh dengan dukungan tenaga pendidik dan fasilitas sekolah yang memadai.
sumber : Antara Foto

8 hours ago
3












































