Satgas Damai Cartenz Tangkap Satu Pemimpin Separatisme di Yahukimo

5 hours ago 3

Pasukan TPNPB di Yahukimo pada 25 Juli 2025. Satgas Operasi Damai Cartenz di Papua, menangkap satu pemimpin kelompok bersenjata Philip Kobak alias Nenak Kobak, di Yahukimo, Papua Pegunungan.

REPUBLIKA.CO.ID, YAHUKIMO — Satgas Operasi Damai Cartenz di Papua, menangkap satu pemimpin kelompok bersenjata Philip Kobak alias Nenak Kobak, di Yahukimo, Papua Pegunungan. Penangkapan merupakan bagian dari operasi yang dilakukan pasukan Damai Cartenz menyusul situasi keamanan di wilayah tersebut belakangan.

Philip Kobak selama ini dalam pencarian aparat keamanan lantaran terlibat dalam beberapa kasus kekerasan disertai pembunuhan, dan juga perusakan fasilitas-fasilitas sekolah di Yahukimo. Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Komisaris Besar (Kombes) Yusuf Sutedjo menyampaikan, pasukan Damai Cartenz menangkap Philip Kobak pada Sabtu akhir pekan lalu.

Penangkapan dilakukan di area Gereja GIDI Kali Brasa, di Distrik Dekai. Penangkapan itu, kata Kombes Yusuf, setelah intelijen aparat keamanan melakukan pemantauan beberapa bulan dan melakukan pengejaran terhadap Philip Kobak.

“Penangkapan bermula dari proses pemantauan dan scanning target yang dilakukan oleh tim Satgas Gakkum,” kata Kombes Yusuf melalui siaran pers yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, saat dilakukan penangkapan, Philip Kobak sempat melakukan perlawanan agar dapat melarikan diri ke hutan. Namun pengejaran yang dilakukan berhasil menangkap Philip Kobak dan dibawa ke markas keamanan untuk dilakukan interogasi.

“Dari hasil pemeriksaan diketahui Philip Kobak alias Nenak Kobak diketahui merupakan Komandan Operasi Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo,” ujar Kombes Yusuf.

Kata dia, Philip Kobak merupakan operator dalam struktur kegiatan kelompok bersenjata di wilayah Yahukimo dan sejumlah wilayah lainnya di Papua Pegunungan. Usai ditangkap dan dijadikan tersangka, kata Kombes Yusuf, Philip Kobak dalam penahanan oleh kepolisian.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research