Rektor Unhas: Doktor HC Xanana Gusmao Perkuat Hubungan Akademik Indonesia-Timor Leste

13 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR, – Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Jamaluddin Jompa menegaskan bahwa penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa (HC) kepada Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao merupakan langkah strategis untuk memperkuat hubungan kedua bangsa melalui jalur akademik. Penganugerahan berlangsung di Gedung AP Pettarani Unhas Tamalanrea, Makassar, Sabtu (5/9).

Prof JJ, sapaan akrabnya, menyatakan bahwa gelar kehormatan ini membuka ruang penguatan hubungan akademik dengan Timor Leste melalui pendidikan, penelitian, pertukaran pengetahuan, mobilitas mahasiswa, serta jejaring alumni. Ia menyebut langkah ini sebagai model science diplomacy.

“Penganugerahan ini memiliki makna strategis bagi Unhas. Kita ingin memperkuat hubungan Indonesia dan Timor Leste melalui pendidikan, penelitian, serta jejaring akademik. Ilmu pengetahuan dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas bagi generasi kedua negara,” ujar Prof JJ.

Rektor menjelaskan bahwa Unhas melihat ilmu pengetahuan mampu membuka jalur perjumpaan dalam bentuk baru. Mahasiswa, akademisi, peneliti, dan alumni dapat mengisi ruang hubungan tersebut melalui pendidikan, penelitian, serta pertukaran gagasan.

Dua Makna Strategis

Prof JJ mengungkapkan bahwa penganugerahan Doktor Honoris Causa kepada Xanana Gusmao memiliki dua makna penting. Pertama, sebagai penghormatan akademik atas perjalanan seorang tokoh. Kedua, sebagai momentum untuk memperkuat diplomasi akademik Unhas dengan Timor Leste.

“Penganugerahan Doctor Honoris Causa kepada Xanana memiliki dua makna. Gelar tersebut memberikan penghormatan akademik atas perjalanan seorang tokoh, sekaligus momentum yang sama memperkuat diplomasi akademik Unhas dengan Timor-Leste,” katanya.

Unhas sebagai Jembatan Pengetahuan

Berada di Indonesia Timur pada persilangan Asia Tenggara dan Pasifik, Unhas memiliki posisi geografis dan intelektual yang khas. Rektor menegaskan bahwa Unhas ingin menjadi knowledge bridge yang mempertemukan Indonesia, Timor Leste, ASEAN, dan Pasifik.

Menurutnya, kedekatan geografis harus diubah menjadi kedekatan intelektual. Persahabatan politik harus dilanjutkan menjadi kerja sama pendidikan. Sementara komitmen perdamaian harus diwujudkan dalam riset serta pengabdian pada masyarakat.

“Unhas menempatkan diri sebagai jembatan akademik yang akan turut memperkuat Timor Leste dalam perjalanan keanggotaan ASEAN. Dan setelah diterima sebagai anggota penuh, kami siap untuk mendukung proses integrasi ini semakin kuat dan semakin bermakna,” pungkas Prof JJ.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research