Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama Yayasan Sukun Indonesia melakukan penanaman pohon sukun pada lahan 250 hektar di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (SPLPP), Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan tersebut diharapkan dapat merehabilitasi lahan kritis dan menciptakan ketahanan pangan alternatif.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama Yayasan Sukun Indonesia melakukan penanaman pohon sukun pada lahan 250 hektar di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (SPLPP), Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan tersebut diharapkan dapat merehabilitasi lahan kritis dan menciptakan ketahanan pangan alternatif.
Wakil Rektor II Unpad 2 Maman Setiawan mengatakan bersama Yayasan Sukun Indonesia menanam sukun di area seluas 250 hektar. Tujuannya merehabilitasi lahan kritis dan memanfaatkan pangan alternatif sukun menjadi pengganti tepung.
"Kalau luas tanah ini ada 250 hektar dan nanti akan bertahap. Kita rencananya di tahun ini yang sudah direncanakan 2.500 bibit, tadi juga ada tambahan lagi sekitar 200 bibit dari pak Dadang Naser (anggota DPR RI) sehingga bisa lebih dari 2.500," ucap dia, Sabtu (2/5/2026).
Ia menuturkan pihaknya menggandeng Fakultas Teknik Industri dan Pertanian untuk mengolah sukun menjadi tepung dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Selain merehabilitasi lahan kritis, Maman mengatakan sukun menjadi pangan alternatif yang dapat menurunkan kadar tekanan darah.
"Jadi saya kira sangat baik sekali ya sebagai pengen alternatif dan mudah-mudahan kalau semakin banyak nanti sukun ini dari segi ekonomi keekonomian menjadi semakin memungkinkan untuk dijual di pasar," ungkap dia.

18 hours ago
5














































