Elvan Widyatama, CNBC Indonesia
27 April 2026 15:15
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto hari ini melantik Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Nasional.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB itu menggantikan Sahat Manaor Panggabean, yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Barantina.
Lantas, siapa Abdul Kadir Karding dan bagaimana rekam jejaknya?
Profil Singkat
Abdul Kadir Karding merupakan politisi PKB yang sudah cukup lama berkiprah di dunia politik nasional. Dia lahir di Donggala, Sulawesi Tengah, pada 25 Maret 1973.
Karding menghabiskan masa kecilnya di Donggala dan masa remajanya di Palu. Setelah lulus SMA di Palu, dia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi ke Universitas Diponegoro atau UNDIP di Semarang.
Namanya dikenal sebagai salah satu kader PKB yang memiliki pengalaman panjang di legislatif, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Sebelum namanya dikabarkan akan menjadi Kepala Barantin, Karding pernah menjabat sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia pada 2024-2025 di Kabinet Merah Putih.
Abdul Kadir Karding merupakan alumni Universitas Diponegoro. Dia menempuh pendidikan sarjana di Jurusan Perikanan UNDIP.
Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan magister di bidang Administrasi Publik di kampus yang sama.
Sejak masa kuliah, Karding juga sudah aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Dia tercatat pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro pada 1994-1995, serta Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PMII pada 1995-1996.
Aktivitas organisasi sejak mahasiswa ini menjadi salah satu pintu awal Karding sebelum akhirnya terjun ke dunia politik.
Rekam Jejak Politik
Abdul Kadir Karding bukan nama baru di panggung politik. Dia sudah aktif di dunia politik sejak akhir 1990-an.
Karier politiknya dimulai dari tingkat daerah. Pada Pemilu 1999, Karding terpilih menjadi anggota DPRD Jawa Tengah. Di DPRD Jawa Tengah, dia pernah menjabat sebagai Ketua Komisi E pada 1999-2001, Ketua Fraksi PKB pada 2001-2003, hingga Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah.
Karding kemudian melangkah ke Senayan setelah terpilih menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah VI pada Pemilu 2009.
Sejak saat itu, karier politiknya di tingkat nasional semakin menguat. Dia tercatat pernah menjadi anggota DPR RI selama tiga periode sejak 2009.
Di parlemen, Karding pernah menduduki sejumlah jabatan penting. Dia pernah menjadi Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB pada 2009-2012. Komisi VIII membidangi urusan agama, sosial, kebencanaan, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak.
Selain itu, Karding juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PKB DPR RI, Sekretaris Fraksi MPR PKB, anggota Komisi III DPR RI, Kapoksi Komisi III DPR RI, anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen atau BKSAP DPR RI, hingga anggota Komisi VII DPR RI periode 2019-2024.
Di internal partai, Karding juga pernah memegang posisi strategis. Dia tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah periode 2001-2006, serta Sekretaris Jenderal DPP PKB periode 2014-2019.
Aktif di Organisasi Alumni UNDIP
Selain dikenal sebagai politisi, Karding juga aktif di lingkungan alumni Universitas Diponegoro.
Sejak 2022, dia dipercaya menjadi Ketua Umum DPP IKA UNDIP. Sebelum itu, Karding juga pernah menjadi Ketua Umum KERAPU, organisasi alumni Jurusan Perikanan Universitas Diponegoro.
Posisi ini semakin memperkuat kedekatannya dengan almamaternya, setelah sebelumnya menempuh pendidikan sarjana dan magister di UNDIP.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(evw/evw)
Addsource on Google














































