Populasi Menua, Singapura Naikkan Usia Pensiun Jadi 64 Tahun

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Singapura akan menaikkan usia pensiun menjadi 64 tahun mulai 1 Juli 2026. Selain itu, batas usia re-employment atau kesempatan bekerja kembali setelah pensiun juga akan meningkat menjadi 69 tahun.

Kebijakan tersebut diumumkan di tengah tantangan aging population atau penuaan penduduk akibat angka kelahiran yang rendah dan harapan hidup yang tinggi.

Menteri Tenaga Kerja Singapura, Tan See Leng mengatakan, kebijakan menaikkan usia pensiun juga merupakan bagian dari langkah bertahap pemerintah untuk menaikkan usia pensiun menjadi 65 tahun dan usia re-employment menjadi 70 tahun pada 2030.

"Kebijakan ini memberi lebih banyak fleksibilitas dan kepastian bagi pekerja senior, sekaligus memungkinkan perusahaan mempertahankan tenaga kerja berpengalaman," kata Tan dikutip dari Strait Times, Kamis (5/3/2026).

Senior Minister of State for Manpower Koh Poh Koon menjelaskan perubahan tersebut bukan sekadar menetapkan batas usia secara hukum, tetapi juga bertujuan membentuk norma sosial baru terkait usia dan pekerjaan. Menurutnya, kebijakan itu diharapkan membuat pekerja lanjut usia lebih percaya diri untuk tetap bekerja, sekaligus memberi kepastian bagi perusahaan dalam merencanakan kebutuhan tenaga kerja.

Data pemerintah Singapura menunjukkan lebih dari 90% pekerja yang memenuhi syarat dan ingin terus bekerja berhasil mendapatkan tawaran re-employment. Dalam lima tahun terakhir, partisipasi angkatan kerja penduduk berusia 60-an juga meningkat dari sekitar 58% menjadi hampir 60%. Sementara pada kelompok usia 50-an, partisipasi kerja naik dari 79% menjadi 82%.

Insentif bagi Perusahaan

Untuk mendorong perusahaan tetap mempekerjakan pekerja senior, pemerintah memperpanjang program Senior Employment Credit hingga Desember 2027. Melalui skema ini, pemerintah memberikan kompensasi upah kepada perusahaan guna membantu menyesuaikan diri dengan kenaikan usia pensiun dan re-employment.

Dukungan yang lebih besar juga diberikan bagi pekerja pada kelompok usia yang lebih tua. Selain itu, Part-Time Re-Employment Grant juga diperpanjang hingga Desember 2027.

Program ini bertujuan membantu perusahaan menyediakan opsi kerja paruh waktu dan pengaturan kerja yang fleksibel bagi pekerja senior. Pemerintah Singapura juga akan memperkuat sistem dana pensiun nasional, Central Provident Fund (CPF).

Mulai 2027, tingkat kontribusi CPF bagi pekerja berusia 55 hingga 60 tahun akan dinaikkan sebesar 1,5 poin persentase. Sementara bagi pekerja berusia 60 hingga 65 tahun, kontribusi akan naik 1 poin persentase.

Kenaikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tabungan pensiun bagi pekerja lanjut usia, sesuai rekomendasi Tripartite Workgroup on Older Workers yang dibentuk pada 2018.

Untuk membantu perusahaan menghadapi kenaikan biaya, pemerintah juga memperpanjang program CPF Transition Offset hingga Desember 2027. Program ini menanggung 50% kenaikan kontribusi CPF yang harus dibayarkan perusahaan pada 2027.

Selain itu, dalam Anggaran 2026 pemerintah juga mengumumkan tambahan dana CPF hingga 1.500 dolar Singapura bagi individu berusia 50 tahun ke atas yang memiliki saldo CPF relatif rendah.

Dorong Karier Lebih Panjang

Pemerintah juga berupaya memperpanjang masa karier pekerja melalui berbagai program pengembangan karier.

Workforce Singapore (WSG) telah menjalankan program bimbingan karier bagi pekerja usia 50 hingga 60 tahun yang diikuti sekitar 1.000 peserta. Program tersebut akan diperluas agar lebih banyak pekerja dapat beradaptasi dengan perubahan teknologi, sektor industri, maupun peran pekerjaan baru.

Pemerintah juga mendorong perusahaan melakukan perencanaan karier secara terstruktur bersama karyawan sejak awal masa kerja, termasuk menyesuaikan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan serta merancang ulang pekerjaan agar tetap relevan bagi pekerja berusia lebih tua.

Laporan lengkap dari Tripartite Workgroup on Senior Employment terkait kebijakan dukungan bagi pekerja senior dijadwalkan dirilis pada paruh kedua 2026.

(hsy/hsy)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research