Polisi dan TNI Patroli Skala Besar, Pastikan Makassar Kondusif

5 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Polrestabes Makassar bersama Kodim 1408/BS menggelar patroli berskala besar di beberapa titik usai demonstrasi Jumat (29/8).

Patroli skala besar itu digelar sejak Sabtu (30/8) dan Minggu (31/8). Kapolrestabes Makassar KombesPol Arya Ardana yang didampingi Dandim Tabes 1408 BS Makassar Kolonel Inf Franki Susanto memimpin langsung patroli tersebut.

Patroli gabungan ini melintas di depan Kantor DPRD Sulawesi Selatan yang berada di Jalan Urip Sumoharjo dan DPRD Makassar di Jalan AP Pettarani yang hangus akibat dibakar kelompok tak dikenal. Warga pun masih memadati lokasi tersebut untuk melihat secara langsung kondisi kantor dewan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami melaksanakan patroli untuk memantau situasi di wilayah Kota Makassar pasca aksi unras terjadi kemarin dan hari ini," kata Arya Perdana, Minggu (31/8).

Arya menyatakan situasi Kota Makassar setelah aksi unjuk rasa yang berakhir pembakaran di kantor DPRD Sulawesi Selatan dan Makassar dalam kondisi kondusif.

"Itu semua karena dibantu oleh masyarakat, karena tanpa bantuan masyarakat Kota Makassar tidak akan tercipta situasi kamtibmas yang kondusif," ucap Arya.

BPBD Makassar tercatat sebanyak 4 orang meninggal dunia, empat orang luka berat dan 3 orang luka ringan akibat unjuk rasa tersebut.

"Jumlah korban ada 11 orang, terdiri dari empat korban meninggal, 4 korban luka berat dan 3 luka ringan," kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Muhammad Fadli Tahar.

Kantor DPRD Makassar Kembali Dilalap Api

Sementara itu, Kantor DPRD Makassar, Sulawesi Selatan, kembali dilalap api pada Minggu. Sebelumnya Kantor DPRD Makassar dibakar oleh kelompok tak dikenal.

Kali ini api berkobar di salah satu ruangan anggota dewan di lantai tiga kantor DPRD Makassar. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi.

"Iya kejadiannya tadi sore pukul 17.39 WITA," ucap Fadli Tahar.

Menurut Fadli api tersebut berasal dari ruangan salah satu anggota dewan yang diduga akibat hawa panas dan beberapa barang mudah terbakar, sehingga api muncul dan kembali berkobar.

"Kebetulan area ini kemarin belum tersentuh api. Jadi karena hawa panas dan beberapa barang mudah terbakar seperti sofa kertas dan lain-lain, sehingga kembali menyala," tutur Fadli.

Meski demikian, kata Fadli petugas Damkar Makassar telah dikerahkan dan berhasil memadamkan kobaran api tersebut.

"Damkar sudah padamkan," ujarnya.

(sry/mir/sry)

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research