Pendidikan (ilustrasi). Asuransi Syariah bisa menjadi alternatif untuk menyiapkan dana pendidikan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kebutuhan perlindungan keuangan keluarga terus meningkat di tengah tekanan ekonomi. Namun, kesiapan finansial masyarakat dinilai masih tertinggal dari kesadaran yang ada.
Kondisi ini mendorong pengembangan produk asuransi syariah yang menggabungkan perlindungan dan perencanaan jangka panjang.
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk bersama PT Bank Nano Syariah meluncurkan produk asuransi jiwa syariah untuk menjawab kebutuhan tersebut. Produk ini menyasar perencanaan keuangan keluarga, mulai dari dana pendidikan anak hingga pensiun dan warisan.
Survei menunjukkan sebagian besar orang tua memahami pentingnya dana pendidikan, tetapi hampir separuhnya belum mulai menabung. Kesenjangan ini mencerminkan tantangan perencanaan keuangan di tingkat rumah tangga.
Chief Partnership Distribution Officer MSIG Life Inasari Andayani Atmodjo mengatakan, produk ini dibuat agar rencana keuangan tetap berjalan dalam berbagai kondisi. “Dana berkah dibayarkan secara bertahap dengan manfaat hingga 175 persen dari kontribusi. Bahkan sebagian manfaat bisa diwakafkan, sehingga nilainya tidak hanya finansial,” ujarnya.
Direktur Bisnis Nanobank Syariah Uzan Tedjamulia mengatakan, kolaborasi ini menjadi upaya memperluas akses keuangan syariah. “Kami ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya memberi nilai finansial, tetapi juga keberkahan dalam merencanakan masa depan keluarga,” kata Uzan.
Produk ini menggunakan skema dana tabarru’ dengan prinsip tolong-menolong serta membuka peluang pembagian surplus underwriting. Skema tersebut dinilai relevan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen keuangan berbasis syariah.
Di sisi lain, literasi keuangan masih menjadi tantangan utama. Tanpa perencanaan yang matang, kebutuhan biaya pendidikan dan hidup di masa depan berpotensi membebani keluarga.
Pelaku industri menilai penguatan edukasi perlu berjalan seiring dengan inovasi produk. Tujuannya agar masyarakat tidak hanya memahami pentingnya perencanaan, tetapi juga mulai mengambil langkah konkret.

2 days ago
7













































