Penggeledahan Kantor BGN Terkait Praktik Jual Beli Jatah SPPG

12 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Penggeledahan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dengan dugaan jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berdasarkan informasi yang diterima CNNIndonesia.com, kasus ini berawal dari temuan pelanggaran pada proyek pengadaan SPPG. Sumber itu menyebut pelanggaran ini melibatkan sejumlah pejabat tinggi BGN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pintu masuknya itu, setelah itu baru masuk nanti jual-beli titik yang dilakukan oleh oknum (BGN)," ujar sumber tersebut.

Menurut sumber CNNIndonesia.com lainnya, eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana saat ini dikabarkan telah berada di gedung Kejaksaan Agung.

"Benar, sudah di Kejaksaan," ujar sumber tersebut.

Selain Dadan, kata sumber tersebut ada dua orang lain yang telah berada di Kejagung. Total tiga orang diperiksa di Kejagung terkait kasus di BGN.

Sebelumnya Plh. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mohammad Jeffry menyebut penggeledahan dilakukan oleh tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.

"Penyidik Pidsus (Pidana Khusus) Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," ujarnya saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Rabu (3/6).

Jeffry belum mengungkap lebih jauh ihwal kasus yang sedang diusut Kejagung lewat penggeledahan itu. Ia hanya mengatakan nantinya akan dilakukan konferensi pers terkait hasil penggeledahan.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, sejumlah karyawan BGN terlihat menunggu di luar area kantor saat jam kerja berlangsung.

Para pegawai yang telah tiba di lokasi diminta turun dan menunggu di luar gedung sambil menantikan arahan lebih lanjut.

Menurut informasi yang diperoleh di lokasi, seluruh karyawan yang datang tidak diperkenankan langsung memasuki kantor.

Mereka diarahkan untuk tetap berada di luar area gedung karena adanya kegiatan yang melibatkan pihak Kejaksaan Agung (Kejagung).

Seorang petugas keamanan mengatakan tim dari Kejaksaan Agung telah berada di lokasi sejak sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Hingga pagi hari, aktivitas di lingkungan kantor tidak ada pelayanan, sementara para karyawan menunggu perkembangan lebih lanjut di luar gedung.

Hingga pukul 09.00 karyawan masih pada berdatangan, tapi tidak bisa masuk. Awak media yang datang untuk meliput juga tidak diperbolehkan masuk gerbang.

(tfq/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research