Menpora Erick Thohir Tuntaskan Deregulasi, Pangkas 191 Aturan Menjadi 4 Saja

2 days ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Langkah besar reformasi birokrasi dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di bawah kepemimpinan Erick Thohir. Melalui pendekatan Omnibus Law, Kemenpora resmi menuntaskan deregulasi 191 Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) menjadi hanya empat regulasi utama.

Penetapan tersebut dilakukan bersama Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas usai penandatanganan di Gedung Kementerian Hukum, Kuningan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Keempat Permenpora itu langsung berlaku setelah diundangkan pada hari yang sama.

“Deregulasi Kemenpora yang kita dorong adalah hasil diskusi saya dengan Pak Menkum, sehingga sejalan dengan arahan Presiden untuk memaksimalkan pelayanan publik dengan baik dan terukur,” ujar Erick.

Penyederhanaan dari 191 menjadi empat regulasi disebut bukan sekadar pengurangan jumlah aturan, melainkan bagian dari transformasi menuju tata kelola yang lebih efisien, adaptif, dan berorientasi hasil. Langkah ini diharapkan mempercepat pengambilan kebijakan serta meningkatkan kualitas layanan bagi pemuda dan insan olahraga.

Erick menegaskan, deregulasi juga akan membuat aturan lebih ringkas dan mudah diimplementasikan oleh para pemangku kepentingan. Selain itu, kebijakan baru ini dinilai lebih ramah bagi industri olahraga serta mampu memangkas hambatan birokrasi.

“Ini bukan sekadar pengurangan regulasi, tetapi transformasi menuju sistem yang lebih transparan dan berdampak nyata, sehingga mampu mendorong prestasi olahraga dan pemberdayaan generasi muda,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kemenpora dan Kementerian Hukum yang telah mendukung percepatan proses deregulasi hingga selesai tepat waktu.

Sementara itu,  Menkum RI Supratman memberikan apresiasi atas terobosan tersebut. Ia menilai reformasi birokrasi di Kemenpora dapat menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet serta prestasi olahraga nasional.

“Selamat kepada Pak Menpora dan jajaran atas terobosan luar biasa ini. Kami berharap pembinaan atlet semakin baik dan prestasi olahraga Indonesia makin gemilang,” ujar Supratman.

Ia juga mendorong agar langkah deregulasi ini terus dilanjutkan dengan menyisir regulasi lain yang berpotensi tumpang tindih, sejalan dengan arahan Presiden untuk memperbaiki tata kelola regulasi lintas kementerian.

Adapun empat Permenpora hasil deregulasi tersebut meliputi pelayanan kepemudaan, pembudayaan olahraga, pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi, serta industri olahraga. Kebijakan ini diharapkan menjadi fondasi baru bagi penguatan ekosistem olahraga nasional yang lebih kompetitif.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research