LRT Jabodebek Cek Kesehatan Petugas Jelang Angkutan Lebaran 2026

2 hours ago 2

Dalam rangka menyambut Ramadhan 1447 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menghadirkan kebijakan khusus bagi pengguna LRT Jabodebek. Selama bulan suci, penumpang diperbolehkan berbuka puasa di dalam rangkaian kereta maupun di area stasiun mulai waktu adzan Maghrib hingga pukul 19.00 WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang periode Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap petugas operasional LRT Jabodebek. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh petugas berada dalam kondisi fisik yang prima sehingga dapat mendukung operasional transportasi publik yang aman dan andal selama masa angkutan Lebaran.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut berlangsung di Ruang Kelas Crew Lantai 4 Gedung Operation Control Center (OCC) LRT Jabodebek pada Selasa (10/3). Sebanyak 40 petugas yang terdiri dari perwakilan Train Attendant, Station Officer, serta Kepala Stasiun mengikuti pemeriksaan tersebut.

Dalam kegiatan ini, para petugas menjalani sejumlah pemeriksaan kesehatan, antara lain pemeriksaan darah dan tes urine. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kesiapan kondisi fisik petugas yang terlibat langsung dalam operasional layanan LRT Jabodebek selama periode Angkutan Lebaran.

Manager Public Relations LRT Jabodebek Radhitya Mardika menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga kesiapan sumber daya manusia menjelang masa operasional yang diperkirakan akan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan para petugas operasional berada dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas. Dengan kondisi fisik yang prima, para petugas diharapkan dapat memberikan pelayanan optimal kepada pengguna LRT Jabodebek selama periode Angkutan Lebaran.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi mengenai gizi seimbang yang disampaikan oleh Fenny, dokter spesialis gizi klinik dari Hermina Grand Wisata. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya menjaga pola makan sehat, terutama bagi petugas yang bekerja dengan sistem shift. Pola makan yang teratur dan seimbang dinilai penting untuk menjaga stamina serta daya tahan tubuh agar tetap optimal saat menjalankan tugas operasional.

Pihak LRT Jabodebek juga menjelaskan bahwa meskipun sistem operasional kereta berjalan secara otomatis tanpa masinis, perusahaan tetap menempatkan Train Attendant di dalam rangkaian kereta. Kehadiran petugas tersebut berperan penting dalam memastikan aspek pelayanan, keselamatan, serta keamanan perjalanan bagi para pengguna.

Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan dan edukasi gizi ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berharap seluruh petugas operasional dapat menjaga kondisi fisik serta menerapkan pola hidup sehat. Dengan demikian, layanan transportasi publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat dapat tetap terjaga selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research