Longsor Tanah dan Batu Besar Meluncur dari Gunung Ranggasena, Puluhan Warga Bandung Barat Mengungsi

6 hours ago 8

Tanah longsor terjadi di Kampung Pasir Eurih, RT 03/03, Desa Wangunsari, Kecamatan Sindangkerta, KBB, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Bencana longsor terjadi di Kampung Pasir Eurih, RT 03/03, Desa Wangunsari, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi puluhan jiwa terpaksa harus mengungsi.

Peristiwa bencana alam itu terjadi pada Sabtu (11/4/2026) usai wilayah tersebut diguyur hujan deras. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) sudah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan assesment dan penanganan.

"Menurut warga kejadiannya itu dua kali longsornya. Pertama itu sekitar pukul 18.00 WIB dan kedua pukul 19.00 WIB. Awalnya memang ada hujan deras dengan intensitas tinggi," kata Camat Sindangkerta Agus Achmad Setiawan saat dikonfirmasi, Ahad (12/4/2026).

Dirinya mengatakan, mahkota longsor itu berada di tebing Gunung Ranggasena. Material longsor berupa tanah bercampur air diserta batu-batu besar itu meluncur dari atas hingga menimbun sawah dan merangsek ke pemukiman warga. 

"Menurut kesakian warga sempat tersengar suara ledakan dulu karena di atas itu ada aliran air yang mungkin tersumbat dan memimbulkan longsor," ucap Agus.

Agus memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor tersebut. Begitupun untuk rumah dilaporkan tidak ada yang rusak parah. Material longsor berupa tanah dan batu besar hanya mendekati dua rumah warga.

"Dari mahkota longsor di atas sekitar 200-300 meter sampai batas pemukiman, ada dua rumah. Alhamdulillah tidak sampai merobohkan rumah. Kerusakan hanya sawah aja sekitar 2.000 meter persegi," ujar Agus.

Namun untuk keamanan dan keselamatan warga, delapan kepala keluarga (KK) dengan 24 jiwa dari delapan rumah yang dekat dengan titik longsor harus mengungsi ke rumah kerabatnya. Sebab, cuaca ekstrem saat ini masih mengintai wilayah tersebut.

"Untuk bantuan dasar sudah disalurkan BPBD. Kami juga terus memantau dan mengingatkan warga karena cuacanya akhir-akhir ini cukup ekstrem. Sekarang juga sedang hujan," kata Agus.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research