Sejumlah pengungsi beristirahat di tenda pengungsian, Desa Lamahala, Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Ahad (12/4/2026). Pemerintah Kabupaten Flores Timur NTT menetapkan status tanggap darurat bencana mulai 9 April hingga 8 Juli 2026 pascagempa bumi magnitudo 4,7 dan selama masa tersebut BPBD akan fokus melakukan pendistribusian bantuan berupa logistik serta tenda hingga alas tidur untuk penanganan kedaruratan para pengungsi. (FOTO : ANTARA FOTO/Mega Tokan)
Sejumlah pengungsi beristirahat di pinggiran jalan Desa Lamahala, Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Ahad (12/4/2026). Pemerintah Kabupaten Flores Timur NTT menetapkan status tanggap darurat bencana mulai 9 April hingga 8 Juli 2026 pascagempa bumi magnitudo 4,7 dan selama masa tersebut BPBD akan fokus melakukan pendistribusian bantuan berupa logistik serta tenda hingga alas tidur untuk penanganan kedaruratan para pengungsi. (FOTO : ANTARA FOTO/Mega Tokan)
Sejumlah pengungsi beristirahat di tenda pengungsian, Desa Lamahala, Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Ahad (12/4/2026). Pemerintah Kabupaten Flores Timur NTT menetapkan status tanggap darurat bencana mulai 9 April hingga 8 Juli 2026 pascagempa bumi magnitudo 4,7 dan selama masa tersebut BPBD akan fokus melakukan pendistribusian bantuan berupa logistik serta tenda hingga alas tidur untuk penanganan kedaruratan para pengungsi. (FOTO : ANTARA FOTO/Mega Tokan)
REPUBLIKA.CO.ID, FLORES TIMUR -- Sejumlah pengungsi beristirahat di tenda pengungsian, Desa Lamahala, Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Ahad (12/4/2026).
Pemerintah Kabupaten Flores Timur NTT menetapkan status tanggap darurat bencana mulai 9 April hingga 8 Juli 2026 pascagempa bumi magnitudo 4,7 dan selama masa tersebut BPBD akan fokus melakukan pendistribusian bantuan berupa logistik serta tenda hingga alas tidur untuk penanganan kedaruratan para pengungsi.
sumber : Antara Foto

3 hours ago
1









































