Legislator Desak Evaluasi Penugasan TNI di UNIFIL, Keselamatan Prajurit Prioritas Utama

9 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Komisi I DPR RI menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh dan berlapis terhadap penugasan prajurit TNI dalam misi perdamaian dunia, khususnya UNIFIL. Langkah ini dinilai krusial menyusul dinamika keamanan di Lebanon yang belakangan kembali menimbulkan korban personel TNI.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan bahwa setiap insiden yang terjadi harus menjadi bahan evaluasi yang komprehensif dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa keselamatan prajurit tetap menjadi prioritas utama, tanpa mengesampingkan komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

“Komisi I DPR RI memandang bahwa setiap insiden yang menimpa prajurit harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh, berlapis, dan berkesinambungan. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama, namun di sisi lain, Indonesia juga memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menjaga kredibilitasnya sebagai negara yang konsisten mendukung mandat perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa,” katanya saat dihubungi Republika, Senin (6/4/2026).

“Karena itu, kondisi di lapangan harus terus dipantau secara cermat, dengan mempertimbangkan masukan dari otoritas militer, laporan intelijen, serta koordinasi erat dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” katanya menambahkan.

Menurut Dave, evaluasi tidak hanya dilakukan pada aspek teknis di lapangan, tetapi juga mencakup kebijakan strategis yang mendasari keterlibatan Indonesia dalam misi Perserikatan Bangsa-Bangsa tersebut. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil tetap sejalan dengan kepentingan nasional.

Di sisi lain, ia mengatakan koordinasi antara pemerintah, TNI, dan DPR terus diperkuat guna merespons dinamika yang berkembang. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan risiko terhadap prajurit sekaligus menjaga peran aktif Indonesia di kancah internasional.

“Dalam menyikapi dinamika yang berkembang, koordinasi antara pemerintah, TNI, dan DPR terus dilakukan secara intensif. Komisi I DPR RI berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil mencerminkan kepentingan nasional, menjamin keselamatan prajurit, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang aktif dan dihormati dalam misi perdamaian dunia,” katanya. 

“Indonesia tetap berkomitmen untuk menjalankan mandat perdamaian, dengan langkah-langkah preventif, penguatan sistem keamanan, dan diplomasi konstruktif yang terus diperkuat agar risiko dapat ditekan, sementara kontribusi kita dalam misi UNIFIL tetap bernilai strategis dan dihormati komunitas internasional,” katanya.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research