REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Program Koperasi Desa Kelurahan (Kopdes) Merah Putih terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan di berbagai daerah, mulai dari Banjarmasin di Kalimantan Selatan, Mimika di Papua Tengah, hingga Demak di Jawa Tengah.
Program yang digagas sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pemerataan ekonomi sesuai Asta Cita Keenam Presiden Prabowo menuju Indonesia Emas 2045.
Di Banjarmasin, Wali Kota H Muhammad Yamin HR bersama Dandim 1007/Banjarmasin Letkol Czi Slamet Riyadi turun langsung memantau perkembangan pembangunan dua Kopdes Merah Putih, yakni di Kelurahan Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan, dan Kelurahan Pemurus Luar, Banjarmasin Timur. Dari hasil pemantauan, struktur tiang-tiang beton di kedua lokasi tersebut sudah mulai berdiri.
"Sejalan dengan arahan pusat, Kopdes Merah Putih hadir menjadi motor penggerak pemerataan ekonomi warga dan pelaku usaha. Hari ini kita tinjau progresnya dan semoga dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga," ujar Yamin, Jumat.
Yamin menegaskan program ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan TNI untuk memperkuat ketahanan ekonomi berbasis kerakyatan. Ia pun mendorong agar pengerjaan dapat digenjot tepat waktu dengan tetap memperhatikan kualitas bangunan demi keberlangsungan jangka panjang.
Pemerintah Kota Banjarmasin menargetkan Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai unit simpan pinjam, tetapi juga sebagai pusat distribusi bahan pokok murah dan wadah pemasaran produk unggulan warga. Pembangunannya pun ditargetkan merata pada 52 kelurahan di seluruh kota. "Koperasi adalah instrumen pemberdayaan yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan perekonomian," tegasnya.
Sementara itu, di ujung timur Indonesia, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menyatakan optimisme serupa. Kopdes Merah Putih Kampung Atuka dijadwalkan diresmikan langsung oleh Menteri Koperasi pada 9 April 2026.
"Tanggal 9 April ini akan diresmikan, Pak Menteri hadir di sana dan meresmikan koperasi tersebut," ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika Samuel Yogi di Timika, Jumat.
Yogi menjelaskan kehadiran koperasi di Kampung Atuka diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi tidak hanya bagi masyarakat setempat, tetapi juga bagi masyarakat di wilayah pesisir Mimika secara luas. Kopdes tersebut dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan program nasional ini.
Kabupaten Mimika sendiri telah membentuk 152 Kopdes Merah Putih yang tersebar di 152 kampung dan 18 distrik. Seluruh koperasi yang terbentuk tersebut telah memiliki badan hukum berupa akta notaris beserta kepengurusan, dan kini tinggal menunggu kucuran anggaran dari pemerintah pusat untuk pengelolaannya. Selain itu, Kementerian Koperasi juga akan membangun tujuh unit Kopdes Merah Putih di Kota Timika pada tahun ini.
Di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, kemajuan juga terlihat nyata. Sebanyak 33 desa telah menyelesaikan pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih dan kini tinggal menunggu pengisian sarana dan prasarana pendukung operasional dari PT Agrinas.
"Setelah dropping peralatan dan sarana maupun prasarana dari PT Agrinas, tahap berikutnya menunggu serah terima fisik bangunan kepada pemerintah desa terkait," kata Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Arm Donny Romansah di Demak, Ahad.
sumber : Antara

6 hours ago
2












































