Kontingen Indonesia Pastikan Kebutuhan Atlet Terjamin Selama ASEAN Para Games 2025

5 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kontingen Indonesia memastikan seluruh kebutuhan atlet selama mengikuti ASEAN Para Games 2025 telah dipersiapkan secara matang. Langkah tersebut dinilai krusial agar para atlet dapat berkonsentrasi penuh dalam upaya mengukir prestasi terbaik pada ajang olahraga difabel tingkat Asia Tenggara tersebut.

Deputi Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Teguh Subroto menegaskan, seluruh aspek pendukung telah disiapkan secara optimal. Selama pelaksanaan pemusatan latihan nasional (pelatnas), pihaknya secara rutin meninjau kesiapan masing-masing cabang olahraga untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana.

Selain kesiapan teknis, Teguh menyoroti pentingnya dukungan nonteknis, terutama terkait sarana transportasi. Fasilitas transportasi menjadi perhatian utama guna menjamin kelancaran mobilitas atlet dari tempat penginapan menuju lokasi pertandingan.

Aspek konsumsi atlet juga mendapat perhatian serius. Menu makanan yang disiapkan disesuaikan dengan kebutuhan gizi atlet agar kondisi fisik tetap terjaga sepanjang kompetisi. Dengan dukungan tersebut, atlet diharapkan dapat bertanding tanpa gangguan dan fokus sepenuhnya pada target yang telah ditetapkan.

“Saat pelaksanaannya nanti, kami sudah mempersiapkan hingga hal-hal terkecil. Transportasi untuk mobilisasi atlet sudah kami siapkan, begitu pula dengan konsumsi. Semua kami perhatikan secara detail,” ujar Teguh dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id pada Senin (12/1/2026).

Ia menambahkan, berbagai kebutuhan pendukung lain yang diperlukan atlet juga telah dipersiapkan sejak dari Tanah Air. “Hal-hal kecil yang dibutuhkan atlet akan kami bawa dari sini, sehingga mereka benar-benar fokus untuk berlomba. Tujuannya agar konsentrasi tidak terganggu dan target bisa tercapai,” katanya.

Menurut Teguh, komitmen memenuhi seluruh kebutuhan atlet merupakan hasil pembelajaran dari pengalaman panjang mendampingi kontingen Indonesia di berbagai ajang internasional sejak 2017. Pengalaman tersebut menjadi dasar dalam menyusun sistem pendampingan atlet yang lebih komprehensif.

“Dari pengalaman mendampingi atlet, setiap kali akan bertanding kami selalu menanyakan apa saja kebutuhan mereka. Semua itu kami siapkan. Jika tidak, konsentrasi atlet bisa terganggu. Ini pelajaran penting yang kami dapatkan sejak 2017,” ujar Teguh.

Selain persiapan teknis dan nonteknis, kontingen Indonesia juga menyiapkan penampilan khusus pada parade defile upacara pembukaan ASEAN Para Games ke-13. Opening ceremony dijadwalkan berlangsung di 80th Birthday Stadium, Nakhon Ratchasima, Selasa (20/1/2026). ASEAN Para Games dijadwalkan berlangsung pada 20-26 Januari 2026.

“Untuk acara pembukaan, kami akan menghadirkan sesuatu yang spesial agar negara-negara lain dapat melihat kekuatan budaya Indonesia yang berlandaskan persatuan,” ucap Teguh.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir memastikan akan hadir langsung mendampingi perjuangan atlet Indonesia di Thailand bersama Wakil Menpora Taufik Hidayat.

“Saya akan hadir bersama Pak Wamen di Thailand. Namun, kami akan bergantian mendampingi. Insya Allah kita bisa bersama-sama menyaksikan pengibaran bendera Merah Putih berkat semangat juang para atlet untuk bangsa Indonesia,” ujar Erick.

Menpora juga mengingatkan para atlet agar tidak gentar menghadapi persaingan ketat, khususnya dari tuan rumah Thailand dan Vietnam. Ia menekankan pentingnya keberanian dan keyakinan untuk memberikan penampilan terbaik demi mencapai target 82 medali emas.

“Walaupun tantangannya besar, terutama dari tuan rumah atau Vietnam, saya yakin kalian bisa meraih hasil terbaik. Jangan langsung gentar melihat lawan. Kita berikan yang terbaik dan berjuang sekuat tenaga,” kata Erick.

Pada ASEAN Para Games 2025, kontingen Indonesia memberangkatkan 290 atlet yang akan berlaga di 18 cabang olahraga. Rombongan dijadwalkan bertolak menggunakan pesawat carter dalam dua kloter dari Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, menuju Bangkok, Thailand, pada 15 Januari 2025. Dari Bangkok, kontingen akan melanjutkan perjalanan ke Nakhon Ratchasima sebagai pusat penyelenggaraan ASEAN Para Games 2025. 

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research