Kiai-Kiai Sepuh Berkumpul di Ploso Bahas Konflik PBNU, Ini Hasilnya

7 hours ago 3

Sejumlah kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) menggelar forum Musyawarah Sesepuh Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren al-Falah, Ploso, Kediri, pada Ahad (30/11/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah kiai senior berkumpul dalam forum "Musyawarah Sesepuh Nahdlatul Ulama" di Pondok Pesantren (Ponpes) al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, pada hari ini. Mereka menyuarakan keprihatinan mendalam atas dinamika yang terjadi dalam tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) belakangan ini.

Hal itu dikonfirmasi oleh juru bicara Ponpes Lirboyo, KH Oing Abdul Muid Shohib. Menurut sosok yang akrab disapa Gus Muid itu, pertemuan kiai sepuh NU tersebut berlangsung sejak pukul 12.00 WIB hingga 15.00 WIB pada hari ini.

"Benar. Tadi berlangsung sekitar jam 12.00 sampai 15.00. Ada10 kiai bermusyawarah di Ndalem Kiai Nurul Huda Djazuli Ploso," ujar Gus Muid saat dihubungi Republika dari Jakarta, Ahad (30/11/2025).

Ia menjelaskan, forum tersebut diprakarsai oleh dua tokoh karismatik, yakni KH Anwar Manshur (Lirboyo) dan KH Nurul Huda Djazuli (Ploso). Turut hadir para masyayikh NU, baik secara langsung maupun melalui dalam jaringan (daring) internet.

Di antara mereka yang hadir adalah KH Ma’ruf Amin (daring), KH Said Aqil Siroj (daring), KH Abdullah Kafabihi Mahrus, KH Abdul Hannan Ma’shum, dan KH Kholil As’ad. Kemudian, tampak pula KH Ubaidillah Shodaqoh, KH dr Umar Wahid (daring), dan KH Abdulloh Ubab Maimoen (daring).

Dalam keterangannya, Gus Muid menyampaikan, forum sesepuh NU itu menegaskan keprihatinan mendalam atas kondisi internal PBNU yang belakangan ini menjadi perhatian publik.

Mereka berharap, semua pihak yang sedang berkonflik dalam tubuh PBNU segera menempuh islah. Hal itu demi kemaslahatan jam'iyyah Nahdlatul Ulama (NU).

"Forum Sesepuh Nahdlatul Ulama menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di lingkungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama saat ini dan berharap bisa segera terjadi Islah," kata Gus Muid.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research