Kepala BNPB Pastikan Bantuan pada Penanganan Darurat dan Warga Terdampak Tanah Longsor Jepara

17 hours ago 3

Kondisi rumah salah satu warga yang terdampak bencana tanah longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, pada Jumat(16/1/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JEPARA -- Dampak bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, masih dirasakan warga. BNPB memastikan membantu pemerintah daerah dan masyarakat yang tertimpa musibah. 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto menegaskan hal tersebut saat melakukan rapat koordinasi di Desa Tempur, Kecamatan Keling, pada hari ini, Jumat (16/1/2026). Menyambung bentuk bantuan yang telah disalurkan BNPB, Letjen Suharyanto menyampaikan tiga pesan kepada para pemangku kepentingan, khususnya Pemerintah Kabupaten Jepara. 

Dia menggarisbawahi terhadap penanganan masyarakat yang terdampak bencana secara maksimal. "Khusus di titik ini dulu, saya ingin menyampaikan yang pertama yang harus ditangani, harus dilakukan penanganan yang maksimal adalah manusianya, orangnya," kata Suharyanto. 

Meskipun rumah rusak di Desa Tempur menyasar 13 kepala keluarga (KK), pemerintah daerah dapat memfasilitasi untuk merelokasi. Pemerintah daerah menyediakan lokasinya dan rumahnya dibantu BNPB.

"Jadi jangan berpikir kalau namanya BNPB itu bangun yang banyak-banyak. Tidak, satu dua rumah juga tidak apa-apa. Yang penting itu masyarakat," kata dia.

Kondisi lokasi longsor di Kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research