Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bersama Pejabat sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi saat peluncuran Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) di Grha Bhasvara Icchana, Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin (23/2/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) merilis inisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) sebagai upaya untuk mengembangkan ekosistem digital di Indonesia. PIDI didesain menjadi mesin inovasi dan penciptaan talenta digital nasional.
Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan, inovasi digital merupakan solusi strategi untuk menjawab tantangan sekaligus peluang sumber pertumbuhan ekonomi baru. Perkembangan digitally-delivered services economy (DDSE) di Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dan berpotensi menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional.
Sebagai bentuk dedikasi dan penciptaan nilai tambah berkelanjutan bagi industri, BI secara konsisten membangun inisiatif strategis yang berfokus pada akselerasi ekosistem inovasi digital nasional. Hal itu merupakan manifestasi mandat Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030.
“Bank Indonesia menginisiasi pembentukan Pusat Inovasi Digital Indonesia/PIDI sebagai simpul nasional yang berfungsi mengorkestrasi proses inovasi digital,” ujar Perry dalam acara Peluncuran PIDI di Kantor Pusat BI, Jakarta, Senin (23/2/2026).
PIDI diposisikan sebagai policy enabler yang menjembatani kebijakan publik dengan kebutuhan industri dan pengembangan teknologi, melalui pendekatan terintegrasi dari hulu ke hilir. Melalui PIDI, BI memastikan ide-ide inovatif didukung oleh kapabilitas teknis, pemahaman bisnis, serta pendampingan dan mentoring yang memadai.
PIDI bertumpu pada tiga pilar strategis, yaitu pemetaan kebutuhan dan market intelligence, eksplorasi dan pengujian inovasi, serta pengembangan talenta digital. Ketiga pilar tersebut diarahkan untuk menghasilkan output utama berupa strategis intelligent market analytics (Sigma), program Digital Talenta Berdaya dan Berkarya (Digdaya) dan kompetensi inovasi Hackathon. Dalam implementasi tahun 2026, PIDI memfokuskan pelaksanaan pada Digdaya x Hackathon, yang diharapkan bisa menjadi model dalam membangun fondasi ekosistem inovasi jangka panjang, dengan membangun para talenta yang unggul.
“Mari kita ciptakan talenta-talenta digital ke depan!” ajaknya di hadapan para audiens yang mayoritas anak-anak muda dan bakal calon peserta event Digdaya x Hackathon 2026.

2 days ago
3












































