Jihad Islam Sebut Komposisi Anggota Dewan Perdamaian Gaza Hanya Untungkan Israel

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA-Gerakan Jihad Islam pada Sabtu (17/1/2026) ini, menganggap bahwa susunan anggota Dewan Perdamaian untuk Gaza yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump hanya sesuai dengan spesifikasi Israel dan menguntungkan kepentingan entitas Zionis itu.

Gerakan tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di Telegram, dikutip Aljazeera, Ahad (18/1/2026) pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan ketentuan perjanjian pada tahap pertam.

Mereka menyatakan kesiapan melanjutkan ke tahap kedua meskipun Israel terus menunda-nunda, terus melakukan pelanggaran setiap hari, dan tidak mematuhi apa yang telah disepakati.

"Meskipun demikian, kami menanggapi langkah komite teknokrat dengan positif dan memfasilitasi pengumumannya demi kesuksesan proses yang telah disepakati,” bunyi pertanyaan itu.

Dia menambahkan dalam pernyataannya, “Kami terkejut dengan komposisi yang disebut Dewan Perdamaian dan nama-nama yang diumumkan, yang sesuai dengan spesifikasi Israel dan melayani kepentingan pendudukan, sebagai indikasi jelas niat negatif yang disembunyikan terkait pelaksanaan ketentuan perjanjian.”

Pada Jumat (17/1/2026) malam, Gedung Putih mengumumkan pembentukan apa yang disebut sebagai Dewan Perdamaian.

Pengumuman ini bersama dengan pengesahan susunan Komite Nasional Palestina untuk Administrasi Gaza sebagai bagian dari tahap kedua rencana komprehensif yang diajukan oleh Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza.

Di tengah perkembangan ini, muncul banyak pertanyaan tentang apa itu Dewan Perdamaian, strukturnya, kewenangannya, dan hubungannya dengan mekanisme pemerintahan di Jalur Gaza.

Berikut adalah sembilan pertanyaan untuk memahami gambaran baru ini, sebagaimana dilansir Aljazeera, Ahad (18/1/2026).

Pertama, apa tujuan pembentukan Dewan Perdamaian?

Menurut pernyataan tersebut, Dewan Perdamaian bertujuan untuk mengawasi secara strategis pelaksanaan rencana komprehensif untuk mengakhiri perang di Gaza, yaitu peta jalan 20 poin yang berfokus pada perdamaian abadi, stabilitas, rekonstruksi, dan pembangunan ekonomi, dengan menjamin akuntabilitas dan memobilisasi sumber daya internasional selama transisi dari perang ke pembangunan.

Kedua, siapa saja anggota Dewan Eksekutif Pendiri Dewan Perdamaian?

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa, di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, telah dibentuk Dewan Eksekutif Pendiri yang terdiri dari tokoh-tokoh yang berpengalaman dalam bidang diplomasi, pembangunan, ekonomi, dan infrastruktur, yaitu:

1. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio

2. Utusan AS Steve Witkow

3. Mantan penasihat presiden AS sekaligus menantu Trump Jared Kushner

4. Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair

5. Pengusaha miliarder AS Mark Rowan

6. Ketua Kelompok Bank Dunia Ajay Banga

7. Penasihat politik AS Robert Gabriel

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research