REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Media Middle East Eye (MEE) melaporkan, otoritas Israel berencana untuk tetap menutup akses masuk bagi kaum Muslimin ke Masjid Al Aqsa hingga Idul Fitri 1447 H/2026 M. Bahkan, demikian laporan MEE, ada wacana bahwa blokade itu akan terus diberlakukan usai hari raya tersebut hingga waktu yang tak terbatas.
Informasi tersebut disampaikan oleh sejumlah sumber MEE yang mengetahui urusan perihal kompleks peribadahan Muslimin tersebut di Yerusalem Timur. Umat Islam meyakini, Masjid Al Aqsa adalah salah satu tanah suci, di luar Masjidil Haram di Makkah al-Mukarramah dan Masjid Nabawi di Madinah al-Munawwarah---keduanya berlokasi di Arab Saudi.
Otoritas penjajah berdalih, penutupan akses masuk ke Masjid Al Aqsa diterapkan dalam rangka meningkatkan "situasi keamanan" di tengah perang yang terjadi usai aliansi Amerika Serikat-Israel menyerang wilayah Iran pada akhir Februari 2026. Laporan MEE menyebut, pihak Israel telah memberi tahu Dewan Wakaf Islam selaku lembaga yang mengelola situs suci tersebut mengenai keputusan blokade ini.
Penutupan ini seketika menuai kecaman dari warga Palestina, lebih-lebih terjadi pada saat bulan suci Ramadhan. Mereka menilai, blokade tersebut adalah sebuah upaya terbaru Israel dalam memanfaatkan eskalasi konflik di Asia Barat demi memperkuat kendali atas kompleks Masjid Al Aqsa.
Bagi kaum Yahudi, terutama sayap kanan ekstrem, tanah tempat Masjid Al Aqsa kini adalah lokasi berdirinya Haikal Sulaiman, yang dahulu mengalami dua kali penghancuran; masing-masing oleh bangsa Babilonia di bawah Raja Nebukadnezar dan kemudian oleh bangsa Romawi. Karena itu, para pendukung fanatik zionisme bercita-cita mendirikan "Kuil Ketiga" di atas tanah tersebut.
Pada 1967 silam, Israel mulai merebut wilayah Yerusalem Timur. Ketika itu, untuk pertama kalinya warga Muslim Palestina tidak dapat melaksanakan shalat Jumat di Masjid Al Aqsa selama Ramadhan. Nyaris enam dekade kemudian, kini umat Islam setempat kembali mengalami blokade serupa.

2 hours ago
1













































