Islam Ajarkan Manusia Mencintai Lingkungan Termasuk Makhluk Hidup dan Mati

13 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah kian mendesaknya krisis lingkungan, Islam mengingatkan manusia bahwa alam semesta bukan sekadar ruang hidup, tetapi amanah yang harus dicintai. Ajaran Islam menempatkan manusia berdampingan dengan seluruh makhluk, baik yang hidup maupun yang benda mati sebagai sesama ciptaan Allah yang bertasbih dan tunduk kepada-Nya. Prinsip inilah yang ditegaskan para ulama, termasuk Dr. Yusuf Al-Qaradhawi bahwa kecintaan kepada alam adalah bagian dari iman dan akhlak seorang Muslim.

Dr. Yusuf Al-Qaradhawi dalam buku Islam Agama Ramah Lingkungan menjelaskan bahwa sebuah prinsip sederhana dan sangat indah diberikan Islam, dalam kerangka hubungan manusia dengan lingkungan serta dengan seluruh jagat adalah upayanya untuk menumbuhkan rasa cinta pada sekelilingnya yang terdiri dari makhluk hidup dan makhluk (benda) mati.

Makhluk yang hidup dari mulai hewan-hewan melata sampai burung-burung, harus dilihat sebagaimana layaknya makhluk seperti kita juga.

Tiap-tiap umat mempunyai kekhususan-kekhususannya sendiri, seperti yang ditegaskan Allah SWT dalam Alquran.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ وَلَا طٰۤىِٕرٍ يَّطِيْرُ بِجَنَاحَيْهِ اِلَّآ اُمَمٌ اَمْثَالُكُمْ ۗمَا فَرَّطْنَا فِى الْكِتٰبِ مِنْ شَيْءٍ ثُمَّ اِلٰى رَبِّهِمْ يُحْشَرُوْنَ

Wa mā min dābbatin fil-arḍi wa lā ṭā'iriy yaṭīru bijanāḥaihi illā umamun amṡālukum, mā farraṭnā fil-kitābi min syai'in ṡumma ilā rabbihim yuḥsyarūn(a).

Tidak ada seekor hewan pun (yang berada) di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan semuanya merupakan umat (juga) seperti kamu. Tidak ada sesuatu pun yang Kami luputkan di dalam kitab, kemudian kepada Tuhannya mereka dikumpulkan. (QS Al-An'am Ayat 38)

Begitu juga seluruh bagian alam yang mati (benda mati), harus pula dilihat bahwa mereka sebenarnya dalam keadaan bersujud kepada Allah, sebagaimana yang difirmankan-Nya.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

اَلَمْ تَرَ اَنَّ اللّٰهَ يَسْجُدُ لَهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِى الْاَرْضِ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ وَالنُّجُوْمُ وَالْجِبَالُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَاۤبُّ وَكَثِيْرٌ مِّنَ النَّاسِۗ وَكَثِيْرٌ حَقَّ عَلَيْهِ الْعَذَابُۗ وَمَنْ يُّهِنِ اللّٰهُ فَمَا لَهٗ مِنْ مُّكْرِمٍۗ اِنَّ اللّٰهَ يَفْعَلُ مَا يَشَاۤءُ ۩ۗ

Tidakkah engkau mengetahui bahwa bersujud kepada Allah siapa yang ada di langit dan siapa yang ada di bumi, juga matahari, bulan, bintang, gunung, pohon, hewan melata, dan kebanyakan manusia? Akan tetapi, banyak (manusia) yang pantas mendapatkan azab. Siapa yang dihinakan Allah tidak seorang pun yang akan memuliakannya. Sesungguhnya Allah melakukan apa yang Dia kehendaki. (QS Al-Hajj Ayat 18)

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research