Iran akan Mulai Membalas Secara Militer Aksi Blokade Laut AS

2 hours ago 1

Supertanker DERYA milik Iran yang berhasil menembus blokade AS dan memasuki wilayah Indonesia, Senin (4/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran akan mulai membalas secara militer setiap tindakan Amerika Serikat (AS) yang memblokade wilayah lautnya. Hal itu ditegaskan oleh Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran Ali Khazarian, Jumat (8/5/2026).

"Mulai saat ini, Iran akan menanggapi secara militer setiap tindakan AS yang melibatkan blokade laut terhadap Republik Islam," kata Khazarian, seperti dikutip kantor berita Fars.

Pernyataan itu muncul setelah Komando Pusat AS menyatakan telah menyerang target militer Iran pada Jumat dini hari sebagai balasan atas serangan terhadap pasukan AS. Namun, komando militer Iran menuduh AS melanggar gencatan senjata dengan melancarkan serangan di sejumlah wilayah negara itu.

Sehari sebelumnya, baku tembak terjadi setelah Angkatan Bersenjata Iran meluncurkan serangan rudal terhadap pasukan AS untuk membalas serangan AS terhadap sebuah kapal tanker, kata laporan televisi nasional Iran pada Kamis (7/5/2026), dengan mengutip sumber militer. Adapun pada Rabu (6/5/2026), Komando Pusat AS mengatakan pasukannya telah melumpuhkan sebuah kapal tanker yang mengibarkan bendera Iran di sekitar Teluk Oman.

Namun, laporan Iran tidak menerangkan apakah kedua insiden tersebut berhubungan. Setelah menghadapi tembakan pasukan Iran di Selat Hormuz dan mengalami kerusakan, kapal-kapal AS tersebut mundur, kata laporan tersebut meski tanpa merinci kapan terjadinya.

Sementara itu, pada Kamis pula, suara ledakan dilaporkan terdengar di barat Teheran, dengan kantor berita Mehr mengkonfirmasi sistem pertahanan udara beroperasi di ibu kota Iran itu. AS juga dilaporkan melancarkan serangan terhadap Pelabuhan Qeshm dan Kota Bandar Abbas, menurut laporan Fox News, mengutip pejabat senior militer AS.

Beberapa jam setelah terjadi baku tembak, Press TV pada Jumat melaporkan bahwa, situasi di Selat Hormuz dan kota-kota pesisir Iran telah kembali normal.

sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research