Wisatawan menikmati kuliner khas Indonesia.
REPUBLIKA.CO.ID, SAN FRANCISCO — Indonesia kembali menunjukkan kekuatan diplomasi lunaknya melalui jalur yang paling universal: makanan. Peluncuran Indonesian Culinary Week di San Francisco, Amerika Serikat, menjadi panggung strategis untuk memperkenalkan kekayaan kuliner nusantara kepada dunia internasional.
Acara yang digelar di Wisma Indonesia itu tidak sekadar festival makanan. Lebih dari itu, ia menjadi simbol bagaimana cita rasa dapat menjembatani perbedaan budaya dan mempererat hubungan antarbangsa.
Konsul Jenderal RI di San Francisco, Yohpy Wardana, menegaskan bahwa kuliner memiliki kekuatan untuk menyampaikan identitas bangsa. Menurutnya, makanan bukan hanya soal rasa, tetapi juga narasi tentang sejarah, nilai, dan tradisi.
“Melalui cita rasa, kita dapat menyampaikan cerita, identitas, dan nilai-nilai Indonesia kepada dunia,” ujar Yohpy dalam sambutannya.
Pernyataan tersebut mencerminkan pendekatan Indonesia yang semakin sadar akan pentingnya gastrodiplomasi di tengah persaingan global. Negara-negara kini tidak hanya bersaing dalam ekonomi dan teknologi, tetapi juga dalam mempengaruhi persepsi melalui budaya.
Kuliner menjadi salah satu instrumen paling efektif dalam upaya tersebut. Ia mudah diterima, bersifat inklusif, dan mampu menembus batas bahasa maupun politik.
Indonesian Culinary Week dihadiri lebih dari 200 tamu dari berbagai kalangan. Mulai dari korps diplomatik, pejabat pemerintah setempat, akademisi, hingga para pelaku industri makanan dan food influencer di Bay Area.
Kehadiran mereka menjadi indikator bahwa minat terhadap kuliner Indonesia terus tumbuh di pasar global, khususnya di Amerika Serikat.
Dalam acara tersebut, berbagai hidangan khas Indonesia diperkenalkan dengan pendekatan yang menggabungkan tradisi dan inovasi. Menu seperti Iga Kalua khas Makassar dan Ayam Galendo khas Ciamis menjadi sorotan utama.
Kedua hidangan tersebut menunjukkan bagaimana kekayaan rempah Nusantara dapat diolah dengan teknik modern tanpa kehilangan karakter aslinya.
sumber : Antara

1 hour ago
1













































