Guru Nurlela Jadi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi, Disdik Beri Pendampingan

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak empat warga Provinsi DKI Jakarta dilaporkan menjadi korban meninggal dalam kecelakaan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam WIB. Salah satu korban yang sudah teridentifikasi adalah guru SDN Pulogebang 11, Jakarta Timur, bernama Nurlela.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana, menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Apalagi, terdapat salah satu guru yang menjadi korban jiwa dalam insiden kecelakaan itu.

"Kami sangat berduka cita atas kepergian Ibu Nurlela, salah seorang guru kami yang berdedikasi. Atas nama seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan," kata Nahdiana di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Nahdiana turut mendoakan agar almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Sementara itu, ia juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. "Semoga almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga diberikan kesabaran serta kekuatan," katanya.

Menurut Nahdia, Disdik DKI akan memberikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga korban. Pendampingan itu meliputi pengurusan pemakaman, administrasi, serta dukungan psikososial.

Staf Khusus Gubernur Jakarta, Chico Hakim, menjelaskan, Gubernur Pramono Anung Wibowo yang sedang berada di luar negeri, ikut memantau perkembangan informasi terkait tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Menurut dia, Pramono juga menyampaikan duka cita kepada seluruh korban, terutama Nurlela. 

"Bapak Gubernur Pramono Anung menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Ibu Nurlela. Beliau adalah pendidik yang berdedikasi tinggi dan telah mencerdaskan generasi penerus bangsa," kata Chico.

Menurut dia, Pramono juga telah menginstruksikan jajarannya untuk mendampingi keluarga korban sepenuh, mulai pengurusan pemakaman maupun pemulihan psikologis. Pemprov DKI juga akan terus berkoordinasi intensif dengan semua pihak terkait agar penanganan dan tindak lanjut insiden dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan transparan.

"Pemprov Jakarta menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penanganan pascakecelakaan dan memohon doa serta dukungan masyarakat agar keluarga korban diberi ketabahan," ujar Chico.

Sebelumnya, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Rano Karno melakukan takziah ke rumah salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, pada Selasa siang. Rano langsung datang ke rumah duka yang berlokasi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dia mengaku ikut memantau informasi kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam WIB. Rano juga telah memerintahkan sejumlah jajarannya untuk membantu proses evakuasi di lokasi kejadian. 

"Semalam saya melihat di televisi kejadian di Bekasi dan langsung malam itu saya perintahkan untuk Jakarta membantu Bekasi. Insya Allah turun BPBD kita turun ke Bekasi, kemudian PMI kita juga turun ke Bekasi, bahkan juga sebagian teman-teman dari Damkar juga turun ke Bekasi," kata Rano saat ditemui di kawasan Kemayoran, Selasa siang WIB.

Menurut dia, berdasarkan data sementara terdapat 14 orang korban jiwa dalam insiden itu. Dari total korban jiwa, empat orang di antaranya dilaporkan merupakan warga Jakarta.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research