REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mulai melakukan pembongkaran tiang monorel di Jalan Rasuna Said, sejak Rabu (14/1/2026). Namun, anggaran pembongkaran tiang mangkrak itu sempat mendapatkan sorotan lantaran disebut sampai sertusan miliar rupiah.
Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jakarta Yuke Yurike mengakui sempat terjadi kesimpangsiuran terkait besaran anggaran untuk membongkar tiang monorel yang telah mangkrak lebih dari 20 tahun itu. Menurut dia, kesimpangsiuran itu terjadi setelah adanya pernyataan bahwa pembongkaran itu akan menelan anggaran Rp 100 miliar.
"Memang sempat muncul kesimpangsiuran informasi. Di luar beredar narasi yang cukup bombastis, seolah-olah pembongkaran monorel ini berdiri sendiri dengan anggaran ratusan miliar rupiah," kata dia dikutip Republika, Jumat (16/1/2026).
Angka itu tentu mengejutkan banyak pihak, termasuk para anggota Komisi D DPRD Provinsi Jakarta. Pasalnya, pihaknya tidak pernah membahas anggaran untuk pembongkaran tiang monorel yang nilai mencapai Rp 100 miliar.
Namun, pihaknya telah memanggil Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jakarta untuk meminta penjelasan mengenai rincian anggaran pembongkaran tiang monorel. Hasilnya, diketahui bahwa anggaran Rp 100 miliar itu tidak seluruhnya digunakan untuk pembongkaran tiang.
"Yang sebenarnya terjadi, pembongkaran tiang monorel masuk dalam satu paket kegiatan penataan jalan, khususnya penataan Jalan Rasuna Said sisi timur. Di dalam paket tersebut terdapat banyak item, mulai dari jalan lingkungan hingga pekerjaan lainnya, sehingga pembahasannya dilakukan secara global dan tidak terpisah-pisah," kata Yuke.
Menurut dia, Pemprov Jakarta harus segera memberikan informasi yang jelas kepada publik terkait penggunaan anggaran itu. Dengan begitu, tidak ada lagi anggapan anggaran Rp 100 miliar hanya digunakan untuk pembongkaran tiang-tiang monorel.
"Jika sudah terlanjur terjadi mispersepsi, maka tugas humas atau Kominfo Pemprov DKI untuk segera meluruskan, karena isu anggaran sangat sensitif dan tidak boleh dibiarkan bergulir liar," ujar dia.
Diketahui, total anggaran yang digelontorkan untuk penataan kawasan Jalan Rasuna Said mencapai Rp 102 triliun. Namun, anggaran yang digunakan untuk pembongkaran tiang monorel hanya Rp 254 juta.
"Saya akan menyampaikan bahwa bias anggaran Rp 254 juta di mana yang disampaikan oleh Pak Gubernur kemarin, itulah anggaran secara keseluruhan untuk menebang tiang-tiang monorel," kata Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jakarta Heru Suwondo.
sumber : Antara

1 day ago
4













































