Cara Rasulullah Bermesraan dengan Istri yang Sedang Haid

8 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nabi Muhammad SAW adalah sosok teladan paripurna. Sebagai seorang suami dan ayah, beliau pun menunjukkan contoh utama.

Rasulullah SAW menyayangi keluarganya. Beliau pun selalu berbuat baik kepada istrinya.

Nabi SAW juga berpesan kepada kaum Muslim untuk berbuat baik kepada istri mereka masing-masing.

عن عائشة، قالت: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «خيركم خيركم لأهله وأنا خيركم لأهلي

Diriwayatkan dari 'Aisyah RA, dia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarga. Dan aku adalah yang paling baik kepada keluargaku" (HR Tirmidzi).

Contoh baiknya Nabi Muhammad SAW kepada keluarganya juga ditunjukkan melalui sikap mesra beliau kepada Aisyah RA yang sedang haid. Hal ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan dari Aisyah RA, yang berkata:

كُنْتُ أشْرَبُ وأَنَا حَائِضٌ، ثُمَّ أُنَاوِلُهُ النبيَّ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ فَيَضَعُ فَاهُ علَى مَوْضِعِ فِيَّ، فَيَشْرَبُ، وأَتَعَرَّقُ العَرْقَ وأَنَا حَائِضٌ، ثُمَّ أُنَاوِلُهُ النبيَّ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ فَيَضَعُ فَاهُ علَى مَوْضِعِ فِيَّ. وَلَمْ يَذْكُرْ زُهَيْرٌ فَيَشْرَبُ.

"Aku minum ketika sedang haid, lalu memberikan minum itu kepada Nabi SAW, kemudian beliau meletakkan mulutnya di bagian bekas bibirku pada gelas tersebut, lalu meminumnya. Aku juga pernah menggigit daging ketika sedang haid, kemudian aku menyuapkannya kepada Nabi SAW, dan beliau SAW meletakkan mulutnya di bagian bekas bibirku" (HR Muslim).

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research