Penumpang menunggu jadwal keberangkatan kereta di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, beautifikasi Stasiun Gambir merupakan arahan langsung dari Presiden RI. Dia menyebut, PT Kereta Api Indonesia atau KAI akan menjadi leading sector dalam proyek tersebut.
"Bapak Presiden berharap kita bisa melakukan beautifikasi terhadap Stasiun Gambir, diharapkan dengan penampilan terbaru, Gambir itu akan menjadi semacam etalase atau wajah baru dari pelayanan perkeretaapian kita," ujar Dudy saat media briefing sejumlah isu strategis terkini di sektor transportasi di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Dudy menyampaikan rencana pengembangan Stasiun Gambir menjadi simpul transportasi yang melayani KRL Commuter Lime maupun kereta api jarak jauh (KAJJ). Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat konektivitas antarlayanan perkeretaapian sekaligus menghadirkan wajah baru Stasiun Gambir yang lebih modern.
Saat ini, Stasiun Gambir tidak melayani KRL Commuter Line. Kendati begitu, lanjut Dudy, pengembangan Stasiun Gambir tidak akan mengubah fungsi Stasiun Manggarai yang tetap menjadi salah satu simpul utama atau hub perkeretaapian nasional.
Dudy menyebut, Stasiun Gambir akan dikembangkan sebagai pusat integrasi layanan kereta. "Gambir nantinya akan melayani KAJJ dan KRL untuk melayani masyarakat. Kita ingin menjadikan Gambir sebagai etalase konektivitas dari layanan kereta api," ucap Dudy.
Menurut dia, pemerintah masih mengkaji komposisi layanan KRL dan kereta jarak jauh yang akan beroperasi di Stasiun Gambir. Seiring dengan itu, sambung Dudy, kapasitas jalur rel juga akan ditingkatkan agar mampu mengakomodasi tambahan perjalanan kereta.
"Tidak semuanya mungkin, nanti kita akan lihat seberapa banyak KRL yang akan dilayani di sana, kemudian seberapa banyak kereta jarak jauh. Yang pasti bahwa ada penambahan jumlah trek untuk menampung kereta jarak jauh dan juga KRL," ujar Dudy.
-
Sabtu , 27 Jun 2026, 12:58 WIB
Beautifikasi Stasiun Gambir Jadi Wajah Baru Perkeretaapian
-
-
Sabtu , 27 Jun 2026, 11:47 WIB
Trump Ancam Eropa Tarif 100 Persen Gara-gara Pajak Google, Meta, dan Amazon
-
Sabtu , 27 Jun 2026, 10:43 WIB
Tak Tinggal Diam, Iran Balas Serang Target Militer AS
-
Sabtu , 27 Jun 2026, 10:35 WIB
Rumania Pakai Kapal Perang Turki, Ankara Panen Rp4,2 Triliun dan Makin Bertaji di Laut Hitam
-
Sabtu , 27 Jun 2026, 10:05 WIB
Dudung: Presiden Punya Informasi Akurat Soal Siapa yang Danai Demonstrasi
-

10 hours ago
4








































