Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Hajjah Yuliana di Melbourne, JK: Bukan Hanya untuk Beribadah

6 hours ago 6

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla memberikan keterangan pers di kediamannya di Jakarta, Sabtu (18/4/2026). Dalam konferensi pers tersebut, Jusuf Kalla memberikan klarifikasi terkait dugaan penistaan agama atas potongan video saat dirinya berceramah di Masjid Kampus Universitas Gajah Mada (UGM) pada Kamis (5/3).

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE — Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menghadiri penandatanganan dan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Hajjah Yuliana di kawasan Laverton, Melbourne, Australia, Sabtu(27/6/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, Jusuf Kalla menegaskan masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pengembangan ilmu pengetahuan, dan kemajuan peradaban Islam.

Di hadapan masyarakat Muslim Indonesia di Australia, JK menyampaikan, kemakmuran masjid ditentukan oleh tiga unsur utama, yakni pihak yang membangun, pengurus yang mengelola, serta jamaah yang memakmurkannya melalui berbagai aktivitas ibadah dan kemasyarakatan.

"Masjid akan benar-benar hidup apabila dibangun, dikelola dengan baik, dan dipenuhi jamaah yang beribadah serta melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Jusuf Kalla.

Ia juga menilai keberadaan masjid di luar negeri memiliki fungsi yang lebih luas sebagai pusat persatuan komunitas Muslim Indonesia sekaligus penjaga identitas, budaya, dan peradaban bangsa di tengah masyarakat multikultural.

Dalam sambutannya, JK mendorong umat Islam untuk tidak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurut dia, kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan penguasaan teknologi.

"Ibadah dan penguasaan ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan. Umat Islam harus mampu melahirkan generasi yang menguasai teknologi agar mampu bersaing dan membangun peradaban,"tegas dia.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research