Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) Panji Irawan dalam media gathering Bank Mantap di kawasan Ubud, Gianyar, Bali, Jumat (3/7/2026) malam.
REPUBLIKA.CO.ID, GIANYAR -- Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia (lansia) dinilai tidak hanya menjadi tantangan demografi, tetapi juga peluang baru bagi perekonomian nasional. Melalui pengembangan silver economy, kelompok lansia dapat tetap produktif sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi.
Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) Panji Irawan mengatakan selama ini lansia masih sering dipandang sebagai kelompok yang bergantung pada keluarga maupun negara. Padahal, dengan dukungan ekosistem yang tepat, mereka tetap dapat bekerja, berwirausaha, maupun berinvestasi setelah memasuki masa pensiun.
“Kalau kita hanya melihat lansia sebagai beban, kita akan kehilangan potensi ekonomi yang besar. Silver economy justru membuka peluang agar masyarakat tetap produktif dan mandiri pada usia pensiun,” ujar Panji dalam media gathering Bank Mantap di kawasan Ubud, Gianyar, Bali, Jumat (3/7/2026) malam.
Panji mengatakan Indonesia mulai memasuki era masyarakat menua (ageing society). Kondisi tersebut perlu direspons dengan perubahan cara pandang terhadap masa pensiun, dari yang semula identik dengan berhenti bekerja menjadi tetap aktif sesuai kemampuan masing-masing.
Menurut dia, persiapan menuju masa pensiun tidak hanya berkaitan dengan dana pensiun, tetapi juga bagaimana seseorang membangun aset produktif dan sumber pendapatan lain sejak masih bekerja.
“Konsepnya adalah active ageing. Orang yang pensiun tetap bisa menjadi mentor, konsultan, pelaku usaha, atau menjalankan investasi sehingga tetap memiliki penghasilan,” katanya.
Kini, Indonesia telah memasuki fase ageing society. Berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS), proporsi penduduk berusia 60 tahun ke atas mencapai 11,97 persen atau telah melampaui ambang batas 10 persen yang digunakan secara internasional untuk mengategorikan suatu negara sebagai masyarakat menua. Sementara itu, jumlah lansia diperkirakan terus meningkat hingga mencapai sekitar 65,82 juta jiwa pada 2045.

2 hours ago
1

















































